Posting Siaran Pers Kemenlu, Nitizen Minta Fajroel Pulangkan Warga Jerman
Senin, 21 Desember 2020 - 22:31 WIB
loading...
Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman diminta untuk memulangkan staf kedubes Jerman yang mendatangi markas FPI, Kamis (17/12/2020) lalu. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman diminta untuk memulangkan staf Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman yang mendatangi Markas FPI , Kamis (17/12/2020) lalu. Kedatangan mereka dianggap mengganggu upaya pemerintah memberantas radikalisme.
Hal itu diungkapkan sejumlah nitizen tak berapa lama usai mantan Dirut Adikarya memposting rilis Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di akun Twitter-nya, @fadjroel.
"Breaking News: Siaran Pers dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Terkait Kegiatan "Diduga" Staf Kedutaan Jerman di Jakarta ~ #Jubir #JubirPresidenRI @JubirPresidenRI @Menlu_RI @Kemlu_RI," cuitnya, Senin (21/12/2020) siang. (Baca juga: Fadli Zon: Kedubes Jerman Benar-benar Menghayati dan Mengamalkan Pancasila )
Dalam postingannya, Fadjroel juga mengunggah foto rilis dari Kemenlu yang sejak pagi tadi memposting melalui akun Twitter resminya. Menyikapi postingan itu, sejumlah nitizen meminta dirinya untuk memulangkan staf Kedubes Jerman itu.
"Kedutaan asing yg coba2 mengail di air keruh mesti diperingati. maju terus perangi radikalisme!," komentar @sudargi.
Hal itu diungkapkan sejumlah nitizen tak berapa lama usai mantan Dirut Adikarya memposting rilis Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di akun Twitter-nya, @fadjroel.
"Breaking News: Siaran Pers dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Terkait Kegiatan "Diduga" Staf Kedutaan Jerman di Jakarta ~ #Jubir #JubirPresidenRI @JubirPresidenRI @Menlu_RI @Kemlu_RI," cuitnya, Senin (21/12/2020) siang. (Baca juga: Fadli Zon: Kedubes Jerman Benar-benar Menghayati dan Mengamalkan Pancasila )
Dalam postingannya, Fadjroel juga mengunggah foto rilis dari Kemenlu yang sejak pagi tadi memposting melalui akun Twitter resminya. Menyikapi postingan itu, sejumlah nitizen meminta dirinya untuk memulangkan staf Kedubes Jerman itu.
"Kedutaan asing yg coba2 mengail di air keruh mesti diperingati. maju terus perangi radikalisme!," komentar @sudargi.
Lihat Juga :