Kasus Suap Edhy Prabowo, KPK Sita 5 Mobil dan 9 Sepeda serta Uang Rp16 M

Senin, 21 Desember 2020 - 22:17 WIB
loading...
Kasus Suap Edhy Prabowo,...
KPK menyita total uang tunai Rp16 miliar, lima mobil, dan 9 sepeda dalam kasus dugaan suap pengurusan izin di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menyita total uang tunai Rp16 miliar, lima mobil, dan 9 sepeda dalam kasus dugaan suap pengurusan izin di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan pengiriman kargo benih lobster (benur) ke luar negeri melalui PT Aero Citra Kargo (ACK).

(Baca juga: KPK Cegah Istri Edhy Prabowo Pergi ke Luar Negeri)

Plh Deputi Bidang Penindakan KPK sekaligus Direktur Penyidikan Brigadir Jenderal Polisi Setyo Budiyanto menyatakan, penyidik telah memperoleh perkembangan signifikan atas kasus dugaan suap tersebut.

(Baca juga: Alasan Kursi Menteri Kelautan Pengganti Edhy Prabowo Diincar Banyak Partai)

Hingga saat ini, ada total 48 orang yang telah diperiksa. Angka ini kata Setyo, terdiri atas para saksi dan tujuh tersangka. Selain itu, tutur dia, penyidik telah menggeledah tujuh lokasi beberapa waktu lalu. Selanjutnya, ada total penyitaan uang sejumlah Rp16 miliar. Angka ini kata Setyo, bertambah dari jumlah sebelumnya saat disampaikan atas penyitaan dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Dari eksportir uang disita memang tidak jauh kurang lebih ada sekitar Rp16 miliar sampai dengan saat ini dan sudah dimasukkan di rekening penampungan ( KPK )," ujar Setyo di Gedung Merah Putih KPK , Jakarta, Senin (21/12/2020).

(Baca juga : Modal Kamera Ponsel Huawei Bisa Bawa Pulang Rp142 Juta Plus Mate 40 Pro )

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dan telah ditahan. Satu orang pemberi suap yakni pemilik sekaligus Direktur PT Dua Putera Perkasa (DPP) Sarjito. Berikutnya ada enam orang sebagai tersangka penerima suap.

Mereka yakni, pertama, Edhy Prabowo selaku mantan Menteri Kelautan dan Perikanan. Kedua, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Andreau Pribadi Misata.

(Baca juga : Mohamed Salah Pesepak Bola Paling Dicintai Fans Liga Inggris )

Ketiga, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Safri. Keempat, pemegang PT Aero Citra Kargo (ACK) Amril Mukminin. Kelima, Ainul Faqih selaku staf Iis Rosyati Dewi (istri Edhy Prabowo). Keenam, pengurus PT ACK Siswadi.

Setyo melanjutkan, total Rp16 miliar tersebut disita pihak-pihak yang telah muncul dalam pemeriksaan. Karenanya kata dia, penyitaan uang tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan para tersangka serta ditambah lagi saat proses geledah.

"Jadi muncul angka itu. Tidak turup kemungkinan akan bertambah," katanya.

(Baca juga : Edgar Berlanga Pukulannya Sedahsyat Mike Tyson: Sekarang Saya Monster! )

Dia membeberkan, saat penggeledahan di rumah dinas istri Edhy sekaligus anggota DPR Iis Rosita Dewi ada penyitaan dokumen yang berhubungan dengan KKP. Temuan dokumen itu, kata Setyo, masuk akal karena memang rumah itu juga rumah tersangka Edhy. Setyo menegaskan, dari penggeledahan tujuh lokasi sebelumnya juga disita 2 mobil dan 8 sepeda. Sebelumnya saat OTT ada penyitaan 3 mobil dan satu sepeda.

"Kan mobil ada 5 unit yang disita. Kemudian sepeda 9. Sepeda 8 di rumah dinas (Edhy Prabowo yang disita saat penggeledahan) dan 1 yang dibawa dari Amerika dan beberapa barang mewah yang terdiri dari jam tangan, dan tas," ucapnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Infografis
KPK Dalami Uang Suap...
KPK Dalami Uang Suap Eksportir Benur Staf Istri Edhy Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved