Reshuffle Kabinet, Hidayat Nur Wahid Ingat Momen Jokowi Marahi Menteri

Senin, 21 Desember 2020 - 18:12 WIB
loading...
Reshuffle Kabinet, Hidayat...
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu perombakan atau reshuffle kabinet berembus kencang. Beredar isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat ini.

Tidak hanya itu, juga beredar kabar ada beberapa menteri yang akan diganti, di luar pengisian jabatan Menteri Sosial dan Menteri Kelautan dan Perikanan yang ditinggalkan Juliari P Batubara dan Edhy Prabowo yang tersandung kasus korupsi.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengingat momentum saat Presiden Jokowi memarahi menteri-menterinya beberapa waktu lalu.

(Baca Juga : PAN-Demokrat Berhasrat Masuk Kabinet, Pengamat: Silakan Saja, Oposisi Cukup Rakyat )

Kemarahan Jokowi terkait kinerja dan target penanganan kementerian dan lembaga dalam penanganan Covid-19 yang dinilai jauh dari harapannya.

"Sejak awal,Presiden Jokowi nyatakan tidak ada visi menteri, hanya ada visi presiden. Beberapa bulan yang lalu Presiden ancam lakukan reshuffle saat marahi menteri-menterinya terkait target penanganan covid-19. Ketika dua menterinya ditangkap KPK, isu reshuffle menguat. Semoga tidak terulang lagi," kata Hidayat melalui akun Twitternya, @hnurwahid, Senin (21/12/2020).(Baca juga: Isu Reshuffle Kian Santer, Nama-nama Ini Bakal Masuk Kabinet? )

Seperti pernah diberitakan SINDOnews, Presiden Jokowi sempat menyinggung tentang reshuffle kabinet. Jokowi mengungkapkan itu saat Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Jui 2020.

Saat itu Jokowi mengungkapkan kejengkelannya atas kinerja menteri-menteri dalam menangani krisis pandemi Covid-19. Bahkan dia menyebut bisa saja membubarkan lembaga ataupun melakukan reshuffle jika memang diperlukan untuk penanganan Covid-19.

“Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya,” ujarnya dalam video pembukaan Sidang Kabinet Paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu 28 Juni 2020. .(Baca juga: Wacana Reshuffle Kabinet Rabu, Waketum Gerindra Sebut Bisa Injury Time ).
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved