Reshuffle Diisukan Rabu, Ada Tiga Alasan Jokowi Perlu Lakukan Kocok Ulang
Senin, 21 Desember 2020 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : PAN-Demokrat Berhasrat Masuk Kabinet, Pengamat: Silakan Saja, Oposisi Cukup Rakyat )
Kedua, ada 2 menteri yang terlibat kasus korupsi yakni, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Menteri Sosial (Mensos) sehingga harus ada reshuffle. “Artinya itu yang diharapkan menjadi momentum untuk mengganti menterinya yang lain yang kerjanya nggak maksimal. Jadi mengganti dua menteri karena kasus korupsi sekaligus mengganti menter-menterinya itu yang tidak perform,” terangnya.
(Baca juga : Alica Schmidt, Bidadari Cantik Penguasa Lintasan Lari )
Alasan ketiga, sambung Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) itu, suasana kebatinan publik yang banyak menginginkan Jokowi segera reshuffle kabinet. Terbukti sudah banyak pengamat, peneliti, dosen yang sudah membombardir ruang maya dengan desakan supaya presiden segera melakukan reshuffle. (Baca juga:Jokowi-Ma'ruf Bertemu Empat Mata, Bahas Reshuffle Kabinet?)
“Tinggal bagaimana nanti Pak Presiden dan Pak Kiai mengeksekusi, apakah dalam minggu ini, bulan ini, atau awal tahun, yang jelas, suasana hati publik segera lah nggak usah lama-lama,” tandas Adi.
Kedua, ada 2 menteri yang terlibat kasus korupsi yakni, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Menteri Sosial (Mensos) sehingga harus ada reshuffle. “Artinya itu yang diharapkan menjadi momentum untuk mengganti menterinya yang lain yang kerjanya nggak maksimal. Jadi mengganti dua menteri karena kasus korupsi sekaligus mengganti menter-menterinya itu yang tidak perform,” terangnya.
(Baca juga : Alica Schmidt, Bidadari Cantik Penguasa Lintasan Lari )
Alasan ketiga, sambung Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) itu, suasana kebatinan publik yang banyak menginginkan Jokowi segera reshuffle kabinet. Terbukti sudah banyak pengamat, peneliti, dosen yang sudah membombardir ruang maya dengan desakan supaya presiden segera melakukan reshuffle. (Baca juga:Jokowi-Ma'ruf Bertemu Empat Mata, Bahas Reshuffle Kabinet?)
“Tinggal bagaimana nanti Pak Presiden dan Pak Kiai mengeksekusi, apakah dalam minggu ini, bulan ini, atau awal tahun, yang jelas, suasana hati publik segera lah nggak usah lama-lama,” tandas Adi.
(kri)