Kecuali Prabowo, Ini Sejumlah Anak Pesohor yang Berpotensi Nyapres 2024
Minggu, 20 Desember 2020 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Ustaz Yusuf Mansur Ultah di Tengah Isolasi, Perawat RSPAD Berikan Ucapan Mengharukan )
Di antara sejumlah tokoh itu, Gibran terbilang lebih muda. Gibran lahir di Surakarta 1 Oktober 1987 yang kini berusia 33 tahun. Sedangkan AHY lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus 1978 atau kini berusia 42 tahun. Puan, lahir di Jakarta, 6 September 1973 dan kini berusia 47 tahun.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai mungkin saja calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) muda meramaikan Pilpres 2024 mendatang.
"Tak ada yang tak mungkin. Politik selalu akan menghadirkan Capres atau cawapres muda," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Jumat 18 Dsember 2020.(Baca juga: Reshuffle Berembus Kencang, AHY Dinilai Berpeluang Masuk Kabinet )
Ujang berpendapat, politik tidak boleh juga didominasi oleh kalangan tua. "Capres dan cawapres muda ke depan itu suatu keniscayaan, karena ke depan 60 persen pemilih itu pemilih muda," ujar Ujang, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini.
(Baca juga : Bos Besar Toyota Enggak Nyaman dengan Perkembangan Industri Mobil Listrik )
Di antara sejumlah tokoh itu, Gibran terbilang lebih muda. Gibran lahir di Surakarta 1 Oktober 1987 yang kini berusia 33 tahun. Sedangkan AHY lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus 1978 atau kini berusia 42 tahun. Puan, lahir di Jakarta, 6 September 1973 dan kini berusia 47 tahun.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai mungkin saja calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) muda meramaikan Pilpres 2024 mendatang.
"Tak ada yang tak mungkin. Politik selalu akan menghadirkan Capres atau cawapres muda," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Jumat 18 Dsember 2020.(Baca juga: Reshuffle Berembus Kencang, AHY Dinilai Berpeluang Masuk Kabinet )
Ujang berpendapat, politik tidak boleh juga didominasi oleh kalangan tua. "Capres dan cawapres muda ke depan itu suatu keniscayaan, karena ke depan 60 persen pemilih itu pemilih muda," ujar Ujang, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini.
(Baca juga : Bos Besar Toyota Enggak Nyaman dengan Perkembangan Industri Mobil Listrik )
Lihat Juga :