Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi Covid-19, Pemprov Jawa Timur Gerakkan Organisasi Perempuan Keagamaan
Jum'at, 18 Desember 2020 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini UKM memiliki akses yang cukup luas. Baik dari sisi dukungan permodalan ataupun akses pasar sesuai arahan Presiden RI terkait APBD, dari total belanja Rp 2,5 miliar ada arahan 2,5 persen menyerap produk UMKM. “Artinya, ruang terbuka sangat luas," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Pemprov Jatim sekaligus ketua panitia, Dr Hudiyono menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 9 tahun 2006/nomor 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksana tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan dan pendirian rumah ibadat.
"Tujuan acara silaturahmi nasional organisasi perempuan keagamaan tahun 2020 ini adalah untuk mempererat hubungan umat beragama baik intern maupun antar umat beragama. Mengakomodasi dan mewadahi keanekaragaman corak berpikir, kepentingan, orientasi, dan tujuan para penganut agama serta sarana partisipasi antar umat beragama," katanya.
Adapun rangkaian acara pada Silaturahmi Nasional Organisasi Perempuan Keagamaan tahun 2020, terdiri seminar pra acara dengan narasumber Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jwa Timur, serta success story oleh Delta Hesti.
![Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi Covid-19, Pemprov Jawa Timur Gerakkan Organisasi Perempuan Keagamaan]()
Pada hari kedua, selain seminar UKM berdaya secara panel, para peserta juga melakukan visitasi ke Desa Wisata dan Pondok Pesantren One Pesantren one product (OPOP).
Sementara itu, Ketua FKUB Jatim, Drs H Ahmad Hamid Syarif menuturkan, bahwa seluruh sektor kehidupan masyarakat terdampak oleh pandemi Covid-19. Baik segi sosial, budaya maupun ekonomi karena pembatasan sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Pemprov Jatim sekaligus ketua panitia, Dr Hudiyono menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 9 tahun 2006/nomor 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksana tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan dan pendirian rumah ibadat.
"Tujuan acara silaturahmi nasional organisasi perempuan keagamaan tahun 2020 ini adalah untuk mempererat hubungan umat beragama baik intern maupun antar umat beragama. Mengakomodasi dan mewadahi keanekaragaman corak berpikir, kepentingan, orientasi, dan tujuan para penganut agama serta sarana partisipasi antar umat beragama," katanya.
Adapun rangkaian acara pada Silaturahmi Nasional Organisasi Perempuan Keagamaan tahun 2020, terdiri seminar pra acara dengan narasumber Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jwa Timur, serta success story oleh Delta Hesti.

Pada hari kedua, selain seminar UKM berdaya secara panel, para peserta juga melakukan visitasi ke Desa Wisata dan Pondok Pesantren One Pesantren one product (OPOP).
Sementara itu, Ketua FKUB Jatim, Drs H Ahmad Hamid Syarif menuturkan, bahwa seluruh sektor kehidupan masyarakat terdampak oleh pandemi Covid-19. Baik segi sosial, budaya maupun ekonomi karena pembatasan sosial.
Lihat Juga :