Pesan Hendropriyono kepada Generasi Muda: Hentikan Turun ke Jalan
Jum'at, 18 Desember 2020 - 13:05 WIB
loading...
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengingatkan generasi muda untuk tidak turun ke jalan dan melampiaskan emosi. Hal itu disampaikan Hendro bertepatan dengan akan digelarnya Aksi 1812 , Jumat (18/12/2020) ini.
Menurut Hendro, dengan ditangkapnya Imam Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab , dirinya perlu mengingatkan kepada segenap komponen bangsa.
"Kepada anak-anak kita kaum muda bangsa agar segera sadar dan kembali kepada dirimu sendiri. Jangan mau terus dipengaruhi untuk berbuat syirik. Mengutip kata KH Mustofa Bisri, berhentilah mempertuhankan dirimu sendiri, dengan mengadili orang lain sebagai berbuat ma'ruf atau munkar. Berhentilah membenci, menyakiti atau menghukum orang lain," demikian dikutip dari akun Twitter @edo751945.
Hendro mengatakan, mereka adalah mahluk ciptaan Allah, bukan ciptaan kamu. "Kalian dan tak seorang pun dari kita pernah mendapat mandat dari Allah, tidak juga dari hukum negara atau mandat dari rakyat Indonesia. Kalian hanya terjebak oleh para politikus, yang menyalahgunakan keimananmu."
(Baca juga: Munarman ke Peserta Aksi 1812: Hati-hati Banyak Provokator dan Penyusup ).
"Jangan kau dengar lagi pidato yang berkobar-kobar, ceramah atau dakwah yang menghasut dan menyebarkan berita bohong yang simpang siur," tambahnya.
"Jika kini para politikus berteriak membakar hatimu, seolah-olah membela kamu, pura-pura membela pemimpinmu dan seperti membela agama kita, sejatinya mereka hanya mau menunggangi kamu, untuk keperluan politiknya atau nafsu pribadinya."
Menurut Hendro, dengan ditangkapnya Imam Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab , dirinya perlu mengingatkan kepada segenap komponen bangsa.
"Kepada anak-anak kita kaum muda bangsa agar segera sadar dan kembali kepada dirimu sendiri. Jangan mau terus dipengaruhi untuk berbuat syirik. Mengutip kata KH Mustofa Bisri, berhentilah mempertuhankan dirimu sendiri, dengan mengadili orang lain sebagai berbuat ma'ruf atau munkar. Berhentilah membenci, menyakiti atau menghukum orang lain," demikian dikutip dari akun Twitter @edo751945.
Hendro mengatakan, mereka adalah mahluk ciptaan Allah, bukan ciptaan kamu. "Kalian dan tak seorang pun dari kita pernah mendapat mandat dari Allah, tidak juga dari hukum negara atau mandat dari rakyat Indonesia. Kalian hanya terjebak oleh para politikus, yang menyalahgunakan keimananmu."
(Baca juga: Munarman ke Peserta Aksi 1812: Hati-hati Banyak Provokator dan Penyusup ).
"Jangan kau dengar lagi pidato yang berkobar-kobar, ceramah atau dakwah yang menghasut dan menyebarkan berita bohong yang simpang siur," tambahnya.
"Jika kini para politikus berteriak membakar hatimu, seolah-olah membela kamu, pura-pura membela pemimpinmu dan seperti membela agama kita, sejatinya mereka hanya mau menunggangi kamu, untuk keperluan politiknya atau nafsu pribadinya."
Lihat Juga :