Pernyataan Ridwan Kamil kepada Mahfud MD Bikin Terang Debat Keadilan

Jum'at, 18 Desember 2020 - 10:25 WIB
loading...
Pernyataan Ridwan Kamil...
Pernyataan Ridwan Kamil yang meminta Mahfud MD ikut bertanggung jawab dalam kasus kerumunan massa Habib Rizieq layak ditindaklanjuti. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ridwan Kamil atas kasus kerumunan massa para pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dinilai membuat terang debat soal keadilan di tengah masyarakat.

Seperti diketahui Emil, begitu gubernur Jawa Barat itu biasa disapa, meminta Menkopolhukam Mahfud MD turut bertanggung jawab atas berlarut-larutnya kasus kerumunan massa Habib Rizieq.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan menilai, terdapat sisi komunikasi politik yang hendak ditunjukkan Ridwan Kamil kepada publik. Ia melihat, sisi komunikasi dimaksud adalah tentang perdebatan keadilan dan tanggung jawab.

"Ya kalau rakyat saja harus bertanggungjawab dengan apa yang diomongkan, apalagi pejabat publik harus lebih bertanggung jawab atas pernyataannya, karena dampaknya masif," ujar Bakir saat dihubungi SINDOnews, Jumat (18/12/2020).

(Baca: Sertijab Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Digelar Tertutup)

Bakir sendiri mengaku setuju bahwa kasus kerumunan massa pendukung Habb Rizieq sangat layak diusut tuntas. Sebab, selain menciderai rasa keadilan di masyarakat karena kebijakan pembatasan aktivitas sosial kasus ini juga telah membawa "korban" yaitu dua kepala daerah dan dua kapolda.

Untuk itu, semua pihak yang berwenang juga harus dimintai keterangannya, tak terkecuali Mahfud MD. Apalagi, dari kisruh kerumunan massa itu berujung pada tewasnya 6 orang laskar FPI . "(Tanggung jawab itu) agar semua clear dan disitulah keadilan bisa ditegakkan," kata Dosen Sosiologi Politik ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Mahfud MD Ungkap Nasib...
Mahfud MD Ungkap Nasib Komisi Reformasi Polri usai Serahkan Rekomendasi ke Prabowo
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Rekomendasi
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
Berita Terkini
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved