Tangani Pandemi Covid-19, Kemenkes Luncurkan Laboratorium Bergerak BSL-2
Kamis, 17 Desember 2020 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah hasil karya anak bangsa yang harus kita dukung” sambungnya.
Secara terpisah, Ketua Tim inovasi, Prof Dr Apt Keri Lestari mengatakan mobile lab ini merupakan salah satu alat pendukung strategis untuk melakukan test, trace (pelacakan kontak) dan isolasi.
Mobil lab ini telah memiliki Surat Keterangan Rancang Bangun (SKRB) dari Dirjen Perhubungan Darat.
Fasilitas lab dilengkapi dengan Biosafety cabinet Level II A2 untuk mencegah virus menginfeksi penguji, ruang laboratorium bertekanan negatif dan terpasang HEPA Filter untuk mencegah virus mencemari lingkungan sesuai dengan Standar BSL-2 WHO yang dikembangkan bersama tim integrator PT Rajawali Global Investama.
“Hadirnya mobile lab BSL-2 yang mudah berpindah tempat sesuai kondisi alam Indonesia maka tes dan trace (pelacakan kontak) diharapkan akan lebih optimal. Mobil ini dilengkapi aplikasi InaTTI (Indonesia Test Trace and Isolation) yang memperkuat pengendalian pandemik melalui metoda Test Trace and Isolation secara online berbasis aplikasi web based,” tuturnya.
(Baca juga: Bong Jaehyun Golden Child Positif Covid-19 )
Konsep ini dinilai menjawab kebutuhan masyarakat terkait fasilitas test swab dan pendampingan isolasi mandiri. Pasalnya ada masyarakat yang enggan datang langsung ke rumah sakit untuk melakukan test swab jika ada warga yang teridentifikasi Covid-19 dan tanpa komorbid, serta tanpa gejala dapat melakukan isolasi mandiri dengan tata cara isolasi yang didampingi tenaga kesehatan secara virtual melalui aplikasi tersebut.
Secara terpisah, Ketua Tim inovasi, Prof Dr Apt Keri Lestari mengatakan mobile lab ini merupakan salah satu alat pendukung strategis untuk melakukan test, trace (pelacakan kontak) dan isolasi.
Mobil lab ini telah memiliki Surat Keterangan Rancang Bangun (SKRB) dari Dirjen Perhubungan Darat.
Fasilitas lab dilengkapi dengan Biosafety cabinet Level II A2 untuk mencegah virus menginfeksi penguji, ruang laboratorium bertekanan negatif dan terpasang HEPA Filter untuk mencegah virus mencemari lingkungan sesuai dengan Standar BSL-2 WHO yang dikembangkan bersama tim integrator PT Rajawali Global Investama.
“Hadirnya mobile lab BSL-2 yang mudah berpindah tempat sesuai kondisi alam Indonesia maka tes dan trace (pelacakan kontak) diharapkan akan lebih optimal. Mobil ini dilengkapi aplikasi InaTTI (Indonesia Test Trace and Isolation) yang memperkuat pengendalian pandemik melalui metoda Test Trace and Isolation secara online berbasis aplikasi web based,” tuturnya.
(Baca juga: Bong Jaehyun Golden Child Positif Covid-19 )
Konsep ini dinilai menjawab kebutuhan masyarakat terkait fasilitas test swab dan pendampingan isolasi mandiri. Pasalnya ada masyarakat yang enggan datang langsung ke rumah sakit untuk melakukan test swab jika ada warga yang teridentifikasi Covid-19 dan tanpa komorbid, serta tanpa gejala dapat melakukan isolasi mandiri dengan tata cara isolasi yang didampingi tenaga kesehatan secara virtual melalui aplikasi tersebut.
Lihat Juga :