Pimpinan MPR Apresiasi Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19
Rabu, 16 Desember 2020 - 17:05 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi menggratiskan vaksin COVID-19. FOTO/DOK.SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan mengubah kebijakannya terkait program vaksinasi, yang sebelumnya berbayar bagi sebagian orang menjadi gratis untuk seluruh rakyat. Menurut Jokowi, kebijakan vaksin gratis berubah setelah menerima banyak masukan dari masyarakat.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan mengapresiasi kebijakan tersebut, karena rakyat sedang kesusahan akibat pandemi COVID-19 dan perekonomian nasional pun tengah mengalami kontraksi.
"Saya pikir bagus, rakyat kan sekarang lagi susah, ekonomi lagi kontraksi, jadi kalau pemerintah menggratiskan kita harus apresiasi, itu angkah yang paling bagus," kata Syarif kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (Baca juga: J okowi: Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Gratis )
Menurut politikus Partai Demokrat ini, sejak awal dia menyarankan agar vaksin COVID-19 digratiskan untuk rakyat kecil, sementara bagi masyarakat yang mampu membayar secara mandiri.
"Dari awal memang saya ngomong lebih bagus digratiskan untuk rakyat tertentu. Nanti bagi yang mampu ya tentu harus bayar," katanya.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan mengapresiasi kebijakan tersebut, karena rakyat sedang kesusahan akibat pandemi COVID-19 dan perekonomian nasional pun tengah mengalami kontraksi.
"Saya pikir bagus, rakyat kan sekarang lagi susah, ekonomi lagi kontraksi, jadi kalau pemerintah menggratiskan kita harus apresiasi, itu angkah yang paling bagus," kata Syarif kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (Baca juga: J okowi: Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Gratis )
Menurut politikus Partai Demokrat ini, sejak awal dia menyarankan agar vaksin COVID-19 digratiskan untuk rakyat kecil, sementara bagi masyarakat yang mampu membayar secara mandiri.
"Dari awal memang saya ngomong lebih bagus digratiskan untuk rakyat tertentu. Nanti bagi yang mampu ya tentu harus bayar," katanya.
Lihat Juga :