Ungkap Sejumlah Kasus Korupsi, Pengamat UGM: Kinerja KPK Masih Belum Optimal

Selasa, 15 Desember 2020 - 14:04 WIB
loading...
Ungkap Sejumlah Kasus...
Kinerja lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai jauh dari harapan publik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Capaian kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum optimal. Meski sudah berhasil mengungkap sejumlah skandal korupsi hingga menangkap para tersangka sepanjang tahun ini, kinerja lembaga antirasuah itu dinilai jauh dari sedia kala seperti harapan publik.

Sepanjang tahun ini, sudah ada beberapa orang telah ditangkap dan harus berseragam oranye KPK. Mereka di antaranya Djoko Tjandra yang sempat menjadi buronan atas kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam korupsi ekspor benur, hingga Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam skandal suap bantuan sosial. (Baca juga: Berani Tangkap Mensos, Muhammadiyah Acungi Jempol Kinerja KPK)

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menilai KPK belum masih jauh dari bukti sebagai lembaga pemberantasan korupsi yang telah bekerja lebih optimal. Bahkan, dirinya menilai keliru bila ada yang menganggap KPK sudah bekerja seperti semula. (Baca juga: Apresiasi Kinerja KPK, Fadli Zon: Moga Bisa Temukan Harun Masiku)

“Yang ada itu menurut saya hanya menunjukkan bahwa KPK masih berdenyut. Tapi tidak menunjukkan bahwa KPK bisa berlari sprint 100 meter atau berlari 42 kilometer dalam sebuah marathon. Jadi, bukti masih berdenyut saja. Denyutan pun tidak menunjukkan kolektivitas sebagaimana yang dibayangkan dari sebuah pemberantasan korupsi,” celetuk Zainal dalam diskusi daring bertajuk Refleksi Akhir Tahun: Catatan Kritis Bidang Politik, Demokrasi, dan Tata Kelola Pemerintahan Tahun 2020, Selasa (15/12/2020). (Baca juga: Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK)

Zainal juga bisa memprediksi seperti apa gebrakan atau kemajuan kinerja KPK di tahun depan. Ia lebih merujuk pada Konvensi Internasional Antikorupsi atau United Nations Convention Againts Corruption (UNCIC) yang mendorong adanya lembaga tunggal untuk pemberantasan korupsi. “Saya pakai logika itu untuk mengatakan lebih baik sebenarnya KPK menjadi lembaga tunggal. Tetapi melihat kondisi KPK sekarang dengan kondisi undang-undang (UU) sekarang, saya termasuk mengatakan itu (lembaga tunggal-red) tidak ideal untuk KPK,” jelas dia.

Lantaran itu, dirinya memilih tidak mengharapkan KPK sebagai lembaga pemberantas tunggal dengan kondisi sekarang. Namun, dirinya sepakat jika nantinya ada lembaga khusus dan tunggal yang bisa fokus pada pemberantasan korupsi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Sangkal Mengundurkan Diri
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Rekomendasi
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
Meski PPKM Sudah Dicabut,...
Meski PPKM Sudah Dicabut, Sejumlah Peraturan Ini Masih Berlaku
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved