Dapat Amnesti dari Pemerintah Oman, 99 TKI Kembali Tanah Air
Senin, 14 Desember 2020 - 15:40 WIB
loading...
Sebanyak 99 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa menjejakkan kembali di Tanah Air setelah mendapatkan amnesti dari pemerintah Oman. FOTO/DOK.KEMLU
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 99 TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa menjejakkan kembali di Tanah Air setelah mendapatkan amnesti dari pemerintah Oman . Kepulangan para migran tersebut juga karena bantuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Muscat yang ikut memfasilitasi.
"Pada 9-13 Desember 2020, KBRI Muscat telah memfasilitasi pemulangan 99 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dalam program amnesti yang diselenggarakan pemerintah Oman. 99 orang PMI tersebut dipulangkan dalam tiga gelombang, di mana 83 orang di antaranya diberikan tiket gratis oleh Kementerian Luar Negeri RI," seperti dikutip SINDOnews dari laman resmi Kemlu, Senin (14/12/2020).
Berdasarkan keterangan tersebut, umumnya para migran berasal dari Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sebagian Jawa Tengah. Dalam rombongan juga terdapat empat orang PMI dengan empat orang balita hasil perkawinan bawah tangan dengan warga Oman atau orang asing lainnya. (Baca juga: Kecelakaan Kerja, PMI Asal Sitaro Tewas di Papua Nugini )
Dubes Indonesia YM Mohamad Irzan Djohan menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak, antara lain Kementerian Perburuhan Oman, Royal Oman Police, dan Imigrasi Oman, serta Kementerian Luar Negeri RI atas terselenggaranya program amnesti ini.
"Atas nama KBRI Muscat dan Pemerintah RI, saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Oman atas kerja sama yang baik, sehingga program amnesti bagi para PMI dapat berjalan dengan lancar," ucap Irzan.
"Pada 9-13 Desember 2020, KBRI Muscat telah memfasilitasi pemulangan 99 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dalam program amnesti yang diselenggarakan pemerintah Oman. 99 orang PMI tersebut dipulangkan dalam tiga gelombang, di mana 83 orang di antaranya diberikan tiket gratis oleh Kementerian Luar Negeri RI," seperti dikutip SINDOnews dari laman resmi Kemlu, Senin (14/12/2020).
Berdasarkan keterangan tersebut, umumnya para migran berasal dari Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sebagian Jawa Tengah. Dalam rombongan juga terdapat empat orang PMI dengan empat orang balita hasil perkawinan bawah tangan dengan warga Oman atau orang asing lainnya. (Baca juga: Kecelakaan Kerja, PMI Asal Sitaro Tewas di Papua Nugini )
Dubes Indonesia YM Mohamad Irzan Djohan menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak, antara lain Kementerian Perburuhan Oman, Royal Oman Police, dan Imigrasi Oman, serta Kementerian Luar Negeri RI atas terselenggaranya program amnesti ini.
"Atas nama KBRI Muscat dan Pemerintah RI, saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Oman atas kerja sama yang baik, sehingga program amnesti bagi para PMI dapat berjalan dengan lancar," ucap Irzan.
Lihat Juga :