Kemendagri Bantah Ada Keterlibatan dalam Pilkada Medan

Jum'at, 11 Desember 2020 - 15:59 WIB
loading...
Kemendagri Bantah Ada...
Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik menampik kabar adanya keterlibatan langsung dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Medan 2020. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik menampik kabar adanya keterlibatan langsung dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Medan 2020 . Dia menyebut, pemantauan Kemendagri dilakukan setara di 32 Provinsi yang menggelar Pilkada 2020.

Akmal menyampaikan tim monitoring dan pemantauan ini selalu dibuat Kemendagri saat penyelenggaran pilkada berlangsung. Sehingga, bukan tahun ini saja diberlakukan, tapi juga dari Pilkada 2015, 2017, dan 2018 silam. Tugasnya, dalam rangka memastikan semua pelaksanaan pilkada bisa berjalan dengan baik dan lancar. (Baca juga: Akui Kemenangan Bobby, Akhyar-Salman Sebut Ada Campur Tangan Pihak Luar di Pilkada Medan)

"Kita melakukan pemantauan ke 32 provinsi se-Indonesia, bukan cuma daerah tertentu, kami juga melakukan pemantauan sampai ke Jayapura, kami juga melakukan pemantauan di Balikpapan, kami juga melakukan pemantauan di seluruh daerah-daerah yang melaksanakan pilkada," kata Akmal dalam jumpa persnya di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2020). (Baca juga: Gara-Gara Bobby-Aulia Unggul di Pilkada Medan, Ustaz Abdul Somad Trending)

Akmal menegaskan tidak benar jika ada yang menyebut Kemendagri memberikan pemantauan atau perlakuan khusus di satu daerah tertentu. Dalam pemantauan itu, Kemendagri juga tak sendiri, ada pihak lain seperti Bawaslu dan aparat penegak hukum yang tentunya mengawasi ketika ada pihak-pihak yang tidak netral.

Dengan begitu, Akmal memastikan tak ada ruang bagi petugas tim pemantauan melakukan hal-hal seperti yang dimaksud. Dia juga menegaskan bahwa tim yang betugas sudah diambil sumpah dan berjanji untuk melaksanakan tugas secara profesional dan netral. "Sekali lagi, Dirjen Otda bertanggung jawab untuk memastikan apabila ada petugas-petugas yang tidak netral, kami akan melakukan klarifikasi dan investigasi terkait hal-hal ini," pungkasnya.



Diberitakan sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memantau langsung pelaksanaan Pilkada Medan 2020. Sebanyak 1.601.001 warga menyalurkan hak pilihnya di 4.303 TPS untuk memilih pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan, Rabu (9/12/2020) hari ini.

Kepala Seksi Evaluasi Kinerja Daerah Wilayah II Sekjen Kemendagri, William mengatakan, tugas pertama pihaknya yakni sebagai tim pemantau, khususnya pilkada di Medan. "Kenapa kami fokuskan pemilihan di Kota Medan? karena pilkada kali ini terdapat paslon merupakan anak menantu dari Presiden. Kami diberi amanat harus ada orang Kemendagri ikut memantau pemilihan tersebut," ujarnya dalam rapat desk pilkada di Medan, Selasa (8/12/2020).
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
BSKDN: Digitalisasi...
BSKDN: Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Dasar Demokrasi
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved