Sandiaga Ungkap 5 Karakter Dasar Milenial untuk Bisa Sukses
Kamis, 10 Desember 2020 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
"Tak lupa, harus menerapkan prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," ucap mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu.
Apalagi, generasi muda masa kini akrab dengan teknologi. Platform digital yang ada harus bisa dimanfaatkan untuk pemasaran produk, mendapatkan modal, berinteraksi dengan pelanggan, dan dipakai untuk berinovasi produk. Jangan sampai, hanya digunakan untuk update status.
Melalui PT Samala Serasi Unggul (Rumah Siap Kerja), dia ingin mendorong dan mengajak anak-anak muda di Tanah Air bisa membangun bangsa dan memulihkan ekonomi masyarakat pascakrisis. Anak-anak muda, kata dia, jangan sekali-kali takut akan kegagalan dalam berusaha.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu meminta, generasi muda dapat meningkatkan keterampilan dan mendapatkan pendampingan dari profesional. Dia meyakini, bahwa UMKM adalah pahlawan ekonomi yang bisa menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
"Generasi muda jangan cepat menyerah, walaupun kita sering diremehkan. Yang terpenting, jangan hanya menjadi agen rebahan, tetapi bisa menjadi agen perubahan," ujarnya.
Apalagi, generasi muda masa kini akrab dengan teknologi. Platform digital yang ada harus bisa dimanfaatkan untuk pemasaran produk, mendapatkan modal, berinteraksi dengan pelanggan, dan dipakai untuk berinovasi produk. Jangan sampai, hanya digunakan untuk update status.
Melalui PT Samala Serasi Unggul (Rumah Siap Kerja), dia ingin mendorong dan mengajak anak-anak muda di Tanah Air bisa membangun bangsa dan memulihkan ekonomi masyarakat pascakrisis. Anak-anak muda, kata dia, jangan sekali-kali takut akan kegagalan dalam berusaha.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu meminta, generasi muda dapat meningkatkan keterampilan dan mendapatkan pendampingan dari profesional. Dia meyakini, bahwa UMKM adalah pahlawan ekonomi yang bisa menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
"Generasi muda jangan cepat menyerah, walaupun kita sering diremehkan. Yang terpenting, jangan hanya menjadi agen rebahan, tetapi bisa menjadi agen perubahan," ujarnya.
(maf)
Lihat Juga :