Rencana Erick Thohir Bangun Wisata Medis Dinilai Langkah Inovatif
Kamis, 10 Desember 2020 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Trubus memberikan catatan supaya proyek pembangunan RS internasional itu dapat menyerap tenaga kerja lokal, terutama tenaga medis Indonesia agar dapat lebih kompetitif dalam dunia medis internasional. “Jadi kalau memang bisa mengundang investor tentukan sangat baik, terutama dalam menyerap tenaga kerja Indonesia, intinya bagaimana tenaga kerja Indonesia bisa digunakan dalam hal ini pembangunan rumah sakit internasional, khususnya di situ medis Indonesia ini kompetitif di dunia internasional,” jelasnya.
Selain itu, Trubus juga meminta partisipasi atau peran serta masyarakat setempat di Bali untuk dilibatkan secara aktif agar jangan sampai terjadi kecemburuan sosial atau kemudian penolakan dari masyarakat Bali. “Nah itu kan harus dipertimbangkan karena Bali ini kan suatu masyarakat yang menjunjung kearifan lokal, jadi nanti jangan sampai terjadi misalnya sengketa tanah atau sengketa adat dan sebagainya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan pemerintah akan memulai mengembangkan wisata medis (medical tourism) di Tanah Air dengan menggandeng perusahaan asal Jepang Mitsui & Co. Ltd untuk pembangunan sektor medis. Bali rencananya menjadi kawasan yang akan dibangun fasilitas medis salah satunya ialah dengan membangun rumah sakit bertaraf internasional.
Erick Thohir menjelaskan mengenai konsep wisata berbasis kesehatan di Bali itu akan membuat Bali menjadi klaster kawasan baru yang lebih menarik. Hal ini dikarenakan kolaborasi antara pariwisata dan kesehatan. (Baca juga:Permen Baru Menteri Erick Thohir Disambut Positif)
Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat yang tadinya berobat ke Singapura dan Malaysia untuk sekadar check up, bisa pergi ke Bali. Kemudian Bali juga bisa menjadi training center para dokter dan perawat di Tanah Air sebelum bekerja di Jepang.
Selain itu, Trubus juga meminta partisipasi atau peran serta masyarakat setempat di Bali untuk dilibatkan secara aktif agar jangan sampai terjadi kecemburuan sosial atau kemudian penolakan dari masyarakat Bali. “Nah itu kan harus dipertimbangkan karena Bali ini kan suatu masyarakat yang menjunjung kearifan lokal, jadi nanti jangan sampai terjadi misalnya sengketa tanah atau sengketa adat dan sebagainya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan pemerintah akan memulai mengembangkan wisata medis (medical tourism) di Tanah Air dengan menggandeng perusahaan asal Jepang Mitsui & Co. Ltd untuk pembangunan sektor medis. Bali rencananya menjadi kawasan yang akan dibangun fasilitas medis salah satunya ialah dengan membangun rumah sakit bertaraf internasional.
Erick Thohir menjelaskan mengenai konsep wisata berbasis kesehatan di Bali itu akan membuat Bali menjadi klaster kawasan baru yang lebih menarik. Hal ini dikarenakan kolaborasi antara pariwisata dan kesehatan. (Baca juga:Permen Baru Menteri Erick Thohir Disambut Positif)
Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat yang tadinya berobat ke Singapura dan Malaysia untuk sekadar check up, bisa pergi ke Bali. Kemudian Bali juga bisa menjadi training center para dokter dan perawat di Tanah Air sebelum bekerja di Jepang.
(kri)
Lihat Juga :