Mengadu ke Wakil Rakyat, Keluarga 6 Anggota FPI yang Ditembak Mati Tuntut Keadilan
Kamis, 10 Desember 2020 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Mahesa selaku menjelaskan bahwa pada intinya, pihaknya telah mencerna permintaan keluarga yang ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya. Akan tetapi, terkait pernyataan Septi yang meminta nyawa dibayar nyawa, Desmond tidak bisa menyanggupi.
Penolakan itu, sambung Desmond, lantaran bertentangan dengan tugas Komisi III . Selain itu, juga bertentangan dengan asas Indonesia yang merupakan negara hukum.
"Dari hal-hal yang tadi disampaikan pada intinya keluarga korban mengharapkan keadilan yang benar di negara hukum Republik Indonesia. Intinya itu ya. Kalau darah dibayar darah bukan negara hukum namanya itu, itu perang. Di luar kemampuan Komisi III karena bukan pengawasannya," ucap Desmond.
Mendengar hal itu, lantas Septi buru-buru meralat ucapannya. Dia menghilangkan permintaan nyawa dibayar nyawa, tetapi tetap meminta penyelesaian kasus tersebut ditegakkan seadil-adilnya. "Saya minta seadil-adilnya saja," kata Septi.
(Baca juga: Soal Penggunaan Senpi oleh Anggota FPI, Kabareskrim: Ada Jelaga di Tangan Pelaku ).
Penolakan itu, sambung Desmond, lantaran bertentangan dengan tugas Komisi III . Selain itu, juga bertentangan dengan asas Indonesia yang merupakan negara hukum.
"Dari hal-hal yang tadi disampaikan pada intinya keluarga korban mengharapkan keadilan yang benar di negara hukum Republik Indonesia. Intinya itu ya. Kalau darah dibayar darah bukan negara hukum namanya itu, itu perang. Di luar kemampuan Komisi III karena bukan pengawasannya," ucap Desmond.
Mendengar hal itu, lantas Septi buru-buru meralat ucapannya. Dia menghilangkan permintaan nyawa dibayar nyawa, tetapi tetap meminta penyelesaian kasus tersebut ditegakkan seadil-adilnya. "Saya minta seadil-adilnya saja," kata Septi.
(Baca juga: Soal Penggunaan Senpi oleh Anggota FPI, Kabareskrim: Ada Jelaga di Tangan Pelaku ).
Lihat Juga :