Otoritarianisme di Indonesia Diprediksi Makin Kuat Pada 2021

Rabu, 09 Desember 2020 - 21:55 WIB
loading...
Otoritarianisme di Indonesia...
Herlambang P Wiratraman dari Pusat STudi Hukum HAM Fakultas Hukum Universitas Airlangga dan Koordinator KIKA memprediksi otoritarianisme di Indonesia akan menguat di 2021. FOTO/ILUSTRASI/IST
A A A
JAKARTA - Herlambang P Wiratraman dari Pusat Studi Hukum HAM Fakultas Hukum Universitas Airlangga dan Koordinator KIKA (Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik) menyampaikan beberapa catatan untuk membaca situasi di 2021. Menurutnya, otoritarianisme (paham politik otoriter) di Indonesia akan semakin kuat.

"Tentu penanda yang agak mengkhawatirkan adalah hari ini menguatnya otoritarian . Meluas dan dominannya peran institusi keamanan (telegram Polri, struktur penanganan pandemi yang diambil alih oleh BIN dan TNI, bukan lagi dwi fungsi melainkan multi fungsi)," kata Herlambang dalam webinar LP3ES bertajuk 'Evaluasi Akhir Tahun Isu HAM Era Jokowi dan Kekerasan Negara', Rabu (9/12/2020).

Ia menambahkan, adanya gejala autocratic legalism (pembentukan hukum melayani kuasa Oligarki) seperti UU Revisi KPK, UU Minerba, UU MK dan UU Cipta Kerja. Pendekatan kekerasan, impunitas dan sistem hukum diskriminatif dan juga represif semakin kentara. (Baca juga: Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama )

Kontrol kekuasaan atas media, informasi dan disinformasi (internet shutdown, blokir internet, autocratic-led media governence). Judicializing authoritarian politics merujuk pada peradilan dikemas untuk kekuasaan tertentu seperti kasus Novel Baswedan, berhentinya kasus Munir dan Budi Pego.

"Terakhir, mengerdilnya ruang kebebasan sipil (kebebasan ekspresi, pers, terancam pembela HAM dan serangan terhadap kebebasan akademik). Menurut saya begitulah gambaran situasi pada 2021 mendatang," katanya. (Baca juga: Anugerahkan Bintang Tanda Jasa kepada 'Duo F', Jokowi Ingin Beri Pesan Tidak Otoriter )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Richard Lee Akui Seluruh...
Richard Lee Akui Seluruh Perbuatannya, Kejari Tangerang: Kasus Sudah Terang Benderang
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Berita Terkini
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved