Tantangan Kian Berat, Penggerak Milenial Indonesia Ajak Ambil Peran
Rabu, 09 Desember 2020 - 21:19 WIB
loading...
Koordinator Penggerak Millenial Indonesia (PMI), Adhia Muzakki megajak seluruh komponen elemen bangsa untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI), Adhia Muzakki megajak seluruh komponen elemen bangsa untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut dia, hal ini penting mengingat kondisi bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai macam suku, rasa, dan agama. “Hari ini, kita dihadapkan dengan merebaknya hoaks, memudarnya persatuan, dan banyaknya perbedaan paham. Ini menjadi tantangan kita semua untuk lebih memperkuat lagi persatuan sebagai bangsa yang satu, bahasa satu, dan satu Tanah Air, yaitu Indonesia,” ujar Adhia, Rabu (9/12/2020).
Dia meminta kepada lembaga penegak hukum agar menindak tegas apabila ada organisasi atau siapa pun yang ingin merusak tenun kebangsaan warisan nenek moyang.
“Milenial mendukung TNI-Polri lawan premanisme, radikalisme, dan terorisme dalam menjaga bingkai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujarnya seraya berharap jangan sampai Indonesia bernasib sama dengan apa yang terjadi di Suriah. (Baca juga: Gandeng Netizen, MPR Berikan Pemahaman 4 Pilar kepada Kaum Milenial)
Sebagai kaum milenial, Adhia merasa memiliki beban moril untuk ikut memperkuat persatuan dan perdamaian bangsa Indonesia. Milenial, kata dia, penerus estafet bangsa ke depan dalam mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhai Tuhan yang Maha Esa.
Menurut dia, hal ini penting mengingat kondisi bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai macam suku, rasa, dan agama. “Hari ini, kita dihadapkan dengan merebaknya hoaks, memudarnya persatuan, dan banyaknya perbedaan paham. Ini menjadi tantangan kita semua untuk lebih memperkuat lagi persatuan sebagai bangsa yang satu, bahasa satu, dan satu Tanah Air, yaitu Indonesia,” ujar Adhia, Rabu (9/12/2020).
Dia meminta kepada lembaga penegak hukum agar menindak tegas apabila ada organisasi atau siapa pun yang ingin merusak tenun kebangsaan warisan nenek moyang.
“Milenial mendukung TNI-Polri lawan premanisme, radikalisme, dan terorisme dalam menjaga bingkai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujarnya seraya berharap jangan sampai Indonesia bernasib sama dengan apa yang terjadi di Suriah. (Baca juga: Gandeng Netizen, MPR Berikan Pemahaman 4 Pilar kepada Kaum Milenial)
Sebagai kaum milenial, Adhia merasa memiliki beban moril untuk ikut memperkuat persatuan dan perdamaian bangsa Indonesia. Milenial, kata dia, penerus estafet bangsa ke depan dalam mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhai Tuhan yang Maha Esa.
Lihat Juga :