Ganjar Puncaki Survei Calon Presiden 2024 karena Minim Pemberitaan Buruk
Selasa, 08 Desember 2020 - 20:09 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih menjadi jawara dan memuncaki deretan tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi di sejumlah lembaga survei. Dalam survei Litbang SINDO Media yang dilakukan secara online, Ganjar pun masih menempati posisi puncak Calon Presiden 2024 .
Menanggapi hasil survei tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyatakan, dua hal menjadi pertimbangan kenapa posisi Ganjar Pranowo tak pernah bergeser. Pertama,populasi pemilih didominasi kelompok Jawa. Ganjar adalah representasi tokoh Jawa untuk saat ini.
"Kedua, citra ketokohan Ganjar yang stabil, kepemimpinannya di Jateng menguntungkan dari sisi popularitas, tetapi minim pemberitaan buruk," tutur Dedi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/12/2020).
Dedi menganggap, posisi Ganjar akan tetap aman di posisi puncak dalam beberapa bulan ke depan, dengan ketentuan tak ada celah negatif. Menurut dia, hal ini justru berbeda dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berada di pusaran konflik politik, sehingga popularitas Anies membaur dengan citra yang sering bertendensi buruk dari haters.
Menurutnya, lebih mengkhawatirkan lagi adalah kondisi yang dialami Prabowo Subianto . Seharusnya, ketua umum Partai Gerindra ia memiliki momentum 'come back' di 2024, tapi cenderung tersungkur karena antiklimaks dalam beroposisi.
Menanggapi hasil survei tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyatakan, dua hal menjadi pertimbangan kenapa posisi Ganjar Pranowo tak pernah bergeser. Pertama,populasi pemilih didominasi kelompok Jawa. Ganjar adalah representasi tokoh Jawa untuk saat ini.
"Kedua, citra ketokohan Ganjar yang stabil, kepemimpinannya di Jateng menguntungkan dari sisi popularitas, tetapi minim pemberitaan buruk," tutur Dedi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/12/2020).
Dedi menganggap, posisi Ganjar akan tetap aman di posisi puncak dalam beberapa bulan ke depan, dengan ketentuan tak ada celah negatif. Menurut dia, hal ini justru berbeda dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berada di pusaran konflik politik, sehingga popularitas Anies membaur dengan citra yang sering bertendensi buruk dari haters.
Menurutnya, lebih mengkhawatirkan lagi adalah kondisi yang dialami Prabowo Subianto . Seharusnya, ketua umum Partai Gerindra ia memiliki momentum 'come back' di 2024, tapi cenderung tersungkur karena antiklimaks dalam beroposisi.
Lihat Juga :