Mendagri Sebut Perlu Penebalan Pasukan saat Pelaksanaan Pilkada Boven Digoel

Selasa, 08 Desember 2020 - 17:09 WIB
loading...
Mendagri Sebut Perlu...
Mendagri Tito Karnavian mengatakan menghormati proses gugatan pilkada yang tengah dijalankan di Boven Digoel, Papua. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memutuskan menunda Pilkada Boven Digoel , Papua karena masih adanya sengketa pencalonan di Bawaslu. Kondisi di Boven Digoel pun sempat memanas dengan adanya sengketa tersebut.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan menghormati proses gugatan yang tengah dijalankan. Menurutnya, pilkada akan digelar setelah ada putusan berkekuatan hukum tetap.

Namun begitu, dia menyebut jika dilaksanakan pilkada, maka aparat keamanan juga akan melakukan antisipasi. (Baca juga: KPU: Pilkada Boven Digoel Ditunda sampai Ada Keputusan Hukum Tetap )

"Termasuk di antaranya memperkuat pada saat pelaksanaan kalau memang nanti potensi kekerasan atau konfliknya dianggap ada. Ini masih dinamis. Sekali lagi utamanya karena masalah gugatan tersebut," ujarnya.

Tito mengatakan bahwa Boven Digoel merupakan daerah yang relatif terpencil. Menurutnya, jika ada potensi kerawanan akan sangat sulit melakukan pergeseran pasukan.

"Karena di sana melalui udara. Sementara jumlah penumpang sangat terbatas karena pesawat kecil," ujarnya.

Bahkan jika pergeseran pasukan dilakukan melalui jalur darat dari Jayapura dan Merauke bisa 6 sampai 7 jam ke sana. (Baca juga: Boven Digoel Papua Memanas, Massa Ngamuk Bakar Rumah Wakil Bupati )

"Oleh karena itu, penebalan pasukan memang perlu di sana. Tapi sekali lagi, kita menunggu hasil dari gugatan setelah adanya putusan hukum inkrah," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Satgas Damai Cartenz:...
Satgas Damai Cartenz: Pulan Wonda KKB yang Tembaki Tito Karnavian Buron selama 7 Tahun
Rekomendasi
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Berita Terkini
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved