Mendagri Tito Karnavian Akui Masih Ada Pelanggaran Kampanye Pilkada 2020

Selasa, 08 Desember 2020 - 13:22 WIB
loading...
Mendagri Tito Karnavian...
Mendagri Tito Karnavian. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras selama tahapan kampanye. Dia mengatakan, selama 71 hari masa kampanye masih ditemukan pelanggaran.

"Dan itu pelanggaran baik pelanggaran dalam bentuk Peraturan KPU (PKPU) maupun juga ada pelanggaran Covid-19 ," kata Tito Karnavian saat rapat koordinasi kesiapan tahapan pemungutan suara pilkada serentak , Selasa (8/12/2020).

Terkait dengan protokol kesehatan, dia menyebut UU dan PKPU memperbolehkan adanya pertemuan tatap muka dengan maksimal 50 orang. Namun, dia mengatakan bahwa dari puluhan ribu kegiatan tatap muka pilkada pelanggarannya hanya 2,2%.

"Dari lebih kurang 70 ribu lebih saya kira kegiatan tatap muka dialog yang ada sekitar 2,2% terjadi pelanggaran. Tapi sekali lagi pelanggarannya bukan hanya pelanggaran protokol Covid tapi juga pelanggaran-pelanggaran yang lain. Dan dalam pilkada-pilkada sebelumnya juga pelanggaran itu selalu ada," tutur Tito.

(Baca juga: Pilkada Digelar Besok, Ini Harapan Mendagri Tito Karnavian ).

Meskipun tergolong sedikit jumlahnya, dia menyebut tidak ada yang menyepelekan pelanggaran saat pilkada. Sehingga, telah dilakukan tindakan atas pelanggaran tersebut. Bahkan ada yang sampai pada proses pidana.

"Kami mengucapkan apresiasi yang tinggi pada Bawaslu yang menindak secara tegas dengan jajaran. Juga aparat keamanan, khususnya Polri, TNI, Satpol PP dan juga segera mengambil tindakan pada bentuk-bentuk pelanggaran yang ada. Mulai dari yang ringan, berat, sampai ke pembubaran. Bahkan ada yg bergulir ke proses pidana," pungkasnya.

(Baca juga: Ada Pilkada Serentak, Epidemiolog Meyakini Kasus Covid-19 Melonjak ).

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Rekomendasi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Berita Terkini
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved