Cerita Mahfud soal Habib Rizieq, Kemarahan Jokowi, dan Pencopotan Dua Kapolda
Minggu, 06 Desember 2020 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
”Jadi memang betul gubernur diingatkan, dan gubernur mengatakan sudah berkoordinasi juga dengan Habib Rizieq. Tapi kok terus? Sampai akhirnya dia bicara soal lontong sate (kata-kata Habib Rizieq menanggapi Nikita Mirzani). Bicara TNI kurang ajar, Polri .. apa itu, macam-macamlah. Nah dari situlah arus balik terjadi, besoknya kita putuskan ini harus dihentikan,” kata Mahfud.
(Baca: FPI Imbau Simpatisan Tak Ikut Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq Shihab)
Gara-gara situasi itulah, lanjut Mahfud, pemerintah bersikap tegas, bahkan kepada aparaturnya sendiri. ”Ini terus terang ya, karena sudah terjadi. Pak Jokowi bilang, kalau aparat tidak bisa tegas, ganti. Oke nanti dibawa ke rapat wanjakti. Tapi beliau bilang, ndak usah. Segera ganti biar cept selesai, misalnya begitu,” ujar Mahfud.
Seperti diketahui, dua kapolda dicopot gara-gara kasus kerumunan kegiatan Habib Rizieq. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana digantikan Irjen Mohammad Fadil Imran. Sementara Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi digantikan Irjen Pol Ahmad Dofiri.
(Baca: FPI Imbau Simpatisan Tak Ikut Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq Shihab)
Gara-gara situasi itulah, lanjut Mahfud, pemerintah bersikap tegas, bahkan kepada aparaturnya sendiri. ”Ini terus terang ya, karena sudah terjadi. Pak Jokowi bilang, kalau aparat tidak bisa tegas, ganti. Oke nanti dibawa ke rapat wanjakti. Tapi beliau bilang, ndak usah. Segera ganti biar cept selesai, misalnya begitu,” ujar Mahfud.
Seperti diketahui, dua kapolda dicopot gara-gara kasus kerumunan kegiatan Habib Rizieq. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana digantikan Irjen Mohammad Fadil Imran. Sementara Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi digantikan Irjen Pol Ahmad Dofiri.
(muh)
Lihat Juga :