PKPU PT. Prima Lima Tiga Diperpanjang 30 Hari, PT. Mekabox Perkasa Menyatakan Minat Membeli

Selasa, 12 Mei 2020 - 16:01 WIB
loading...
PKPU PT. Prima Lima...
Pengadilan Niaga Surabaya memutuskan memperpanjang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. Prima Lima Tiga terhadap para krediturnya hinga 30 hari ke depan.
A A A
SURABAYA - Pengadilan Niaga Surabaya memutuskan memperpanjang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. Prima Lima Tiga terhadap para krediturnya hinga 30 hari ke depan. Penundaan tersebut berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Hakim dan Aparatur Peradilan Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Di Bawahnya.

“Menyatakan, termohon PKPU PT. Prima Lima Tiga dalam penundaan hutang tetap selama 30 hari. Menyatakan sidang permusyawaratan majelis hakim dilanjutkan pada 10 Juni 2020. Ucap hakim Made Subagya diruang sidang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Senin (11/5/2020) Menanggapi penundaan tersebut, Kuasa Hukum PT. Prima Lima Tiga, Parulian Sidabukke SH menyambut baik putusan majelis hakim PKPU dan berharap masalah ini bisa segera ia selesaikan dalam jangka waktu 30 hari ke depan.

“Kondisi pandemik ini diperhatikan oleh majelis hakim PKPU. Waktu 30 hari ini akan kita gunakan maksimal untuk merangkul semua, termasuk calon pembeli,” ucapnya seusai sidang.

Saat ini PT. Mekabox Perkasa sudah mengirimkan surat minat sebagai investor, para kreditur berharap seluruh tagihan kreditur dapat diselesaikan dengan dibelinya hotel ini oleh investor baru dan bisa terealisasinya pemecahan sertifikat strata title yang sudah dijanjikan namun tidak kunjung terealisasi karena satu dan berbagai hal.

“Semoga PKPU ini ditengah pandemik ini berakhor manis, homologasi tercapai dan pihak kami tidak sampai pailit,” tandas Bonar.

Sementara Kuasa Hukum PT. Oase Arta Kapital, Dr. Teddy Reiner Sondakh, SH S.Psi, M Hum menilak memberikan keterangan saat dikonfirmasi awak media. Menurutnya PT. Prima Lima Tiga masih belum membuka diri siapa yang menjadi pembeli hotel untuk menutupi utang-utang kepada krediturnya. “Maaf, kita belum bisa memberikan penjelasan satu persatu," ujarnya ke awak media.

PT. Prima Lima Tiga mempunyai proyek pembangunan Kondotel Alpines Hotel, Batu-Malang. Untuk membiayai pembangunan tersebut, PT. Prima Lima Tiga meminjam uang ke PT. BNI Perseto dan sejumlah kreditur lain nya termasuk ke Ir. Peter Susilo dan PT. Oase Arta Kapital. edi purwanto/adv
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved