Raih Sosok Inspiratif Atasi Corona, Aliansi Mahasiswa Apresiasi Mensos
Kamis, 03 Desember 2020 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Yakin bahwa warga masyarakat sangat memerlukan peran Kemensos, terutama saat pandemi, Kemensos meluncurkan berbagai bantuan sosial, yakni bansos reguler, bansos khusus, dan bansos tambahan. Untuk bansos reguler, Kemensos melakukan perluasan sasaran dan peningkatan indeks bantuan.
"Sejauh ini, bansos dapat kami salurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Bahkan, ada tiga bansos yang sudah rampung disalurkan. Ada tiga bansos yang penyalurannya telah mencapai 100%. Yakni bansos PKH, Bansos Tunai untuk Peserta Program Sembako/BPNT Non-PKH, dan BSB," pungkas Mensos.
Nurkhasanah menambahkan, meski anggaran Kemensos tergolong jumbo, apalagi di masa pandemi ini, AMMI menilai Kemensos mampu menunjukkan kinerja anggaran yang memuaskan.
"Saya kagum, realisasi anggaran PEN di Kemensos terus mencetak prosentase tertinggi. Sebagaimana data yang saya terima, realisasi PEN per 3 November di Kemensos telah mencapai Rp112,7 triliun atau 87,44 persen dari anggaran," kata Nurkhasanah.
Apalagi Mensos Juliari pun dikenal bukan pemimpin yang cukup memimpin dengan telunjuk, sementara ia duduk manis di belakang meja.
"Saya mencatat dan mendengar bahwa selaku Menteri Sosial, Pak Mensos sepekan bisa 3-4 kali turun ke lapangan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat," tegas Nurkhasanah.
"Sejauh ini, bansos dapat kami salurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Bahkan, ada tiga bansos yang sudah rampung disalurkan. Ada tiga bansos yang penyalurannya telah mencapai 100%. Yakni bansos PKH, Bansos Tunai untuk Peserta Program Sembako/BPNT Non-PKH, dan BSB," pungkas Mensos.
Nurkhasanah menambahkan, meski anggaran Kemensos tergolong jumbo, apalagi di masa pandemi ini, AMMI menilai Kemensos mampu menunjukkan kinerja anggaran yang memuaskan.
"Saya kagum, realisasi anggaran PEN di Kemensos terus mencetak prosentase tertinggi. Sebagaimana data yang saya terima, realisasi PEN per 3 November di Kemensos telah mencapai Rp112,7 triliun atau 87,44 persen dari anggaran," kata Nurkhasanah.
Apalagi Mensos Juliari pun dikenal bukan pemimpin yang cukup memimpin dengan telunjuk, sementara ia duduk manis di belakang meja.
"Saya mencatat dan mendengar bahwa selaku Menteri Sosial, Pak Mensos sepekan bisa 3-4 kali turun ke lapangan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat," tegas Nurkhasanah.
(maf)
Lihat Juga :