70% Kasus Positif di Pulau Jawa, Jokowi: Pengendalian Corona Harus Efektif Sebelum Lebaran

Selasa, 12 Mei 2020 - 13:06 WIB
loading...
70% Kasus Positif di...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dari data terakhir disebutkan kasus tertinggi positif Corona ada di Pulau Jawa. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dari data terakhir disebutkan kasus tertinggi positif Corona ada di Pulau Jawa. Bahkan Angka kematian juga mayoritas ada di Pulau Jawa.

“Berdasarkan data gugus tugas 70% kasus posisi itu ada di Pulau Jawa 70% kasus positif pada di Pulau Jawa. Demikian juga dengan angka tertinggi kematian 82% juga ada di Jawa,” ujarnya saat membuka rapat terbatas, Selasa (12/5/2020). (Baca juga: Jokowi: Pelonggaran PSBB Harus Hati-hati dan Tidak Tergesa-Gesa )

Dia pun meminta Gugus Tugas memastikan pengendalian Corona di Pulau Jawa berjalan optimal. “Untuk itu saya minta Gugus Tugas untuk memastikan pengendalian COVID-19 di lima provinsi Pulau Jawa betul-betul dilakukan secara efektif,” jelasnya.

Jokowi ingin agar waktu sebelum Lebaran dimanfaatkan dengan baik. “Terutama dalam waktu dua minggu ke depan. Ini kesempatan kita mungkin sampai lebaran. Itu harus betul-betul kita gunakan,” tuturnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Berita Terkini
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Infografis
8 Hal yang Harus Disiapkan...
8 Hal yang Harus Disiapkan di Kendaraan Sebelum Berangkat Mudik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved