Bertambah Lagi Empat Kasus, 2.076 WNI di Luar Negeri Positif COVID-19

Rabu, 02 Desember 2020 - 18:10 WIB
loading...
Bertambah Lagi Empat...
Jumlah WNI di luar negeri yang terkonfirmasi COVID-19 masih meningkat. Dalam laporan yang diumumkan Kemlu hari ini, ada empat orang lagi yang dinyatakan positif COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jumlah warga negara Indonesia ( WNI) di luar negeri yang terkonfirmasi COVID-19 masih meningkat. Dalam laporan yang diumumkan Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) hari ini, ada empat orang lagi yang dinyatakan positif COVID-19.

“Tambahan WNI terkonfirmasi COVID19 di Ethiopia & Hong Kong (RRT). Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 2076,” ungkap Kemlu melalui akun Twitter @Kemlu_RI, Rabu (2/12/2020). (Baca juga: Total 17.199 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Rata-rata Kematian 3,1%)

Seiring perkembangan itu, pasien yang menjalani perawatan intensif juga ikut bertambah. Hingga hari ini WNI yang tengah diisolasi berjumlah 478 orang.

Sayangnya, dalam laporan itu tidak disebutkan adanya tambahan WNI yang sembuh dari infeksi tersebut. Dengan demikian, jumlah yang pulih masih seperti kemarin. “1.439 sembuh,” terang Kemlu.

Begitu juga angka kematian yang disebabkan COVID-19 tidak mengalami perubahan. Masih seperti sebelumnya, total WNI yang tutup usia mencapai 159 orang. (Baca juga:Cegah Klaster Baru COVID-19, Polisi Pengaman Pilkada Jalani Swab Test)

Berikut sebaran kasus WNI COVID-19 di luar negeri:

Aljazair: 12 orang (sembuh)
Amerika Serikat: 117 orang (92 sembuh, 5 stabil, 20 meninggal)
Arab Saudi: 270 orang (88 sembuh, 81 stabil, 101 meninggal)
Australia: 11 orang (10 sembuh, 1 stabil)
Azerbaijan: 1 orang (sembuh)
Bahrain: 14 orang (12 sembuh, 2 stabil)
Bahama: 1 orang (stabil)
Bangladesh: 5 orang (sembuh)
Belanda: 14 orang (7 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)
Belgia: 11 orang (6 sembuh, 5 stabil)
Brunei Darussalam: 6 orang (5 sembuh, 1 stabil)
Ceko: 7 orang (2 sembuh, 5 stabil)
Chile: 1 orang (stabil)
Denmark: 1 orang (stabil)
Ekuador: 1 orang (sembuh)
Ethiopia: 6 orang (5 sembuh, 1 stabil)
Filipina: 32 orang (sembuh)
Finlandia: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)
Ghana: 1 orang (meninggal)
Hongaria: 15 orang (stabil)
Hong Kong: 91 orang (85 sembuh, 6 stabil)
India: 75 orang (sembuh)
Inggris: 33 orang (28 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)
Irlandia: 2 orang (sembuh)
Italia: 9 orang (5 sembuh, 4 stabil)
Jepang: 27 orang (2 sembuh, 25 stabil)
Jerman: 15 orang (7 sembuh, 6 stabil, 2 meninggal)
Kanada: 6 orang (3 sembuh, 3 stabil)
Kamboja: 5 orang (2 sembuh, 3 stabil)
Kazakhstan: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Korea Selatan: 60 orang (52 sembuh, 8 stabil)
Kuwait: 159 orang (148 sembuh, 7 stabil, 4 meninggal)
Lebanon: 1 orang (stabil)
Libya: 1 orang (meninggal)
Madagaskar: 1 orang (stabil)
Maladewa: 10 orang (7 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal)
Makedonia Utara: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Makau (RRT): 3 orang (sembuh)
Malaysia: 168 orang (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
Meksiko: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Mesir: 15 orang (sembuh)
Mozambique: 1 orang (stabil)
Myanmar: 2 orang (stabil)
Namibia: 1 orang (stabil)
Nigeria: 2 orang (sembuh)
Oman: 20 orang (2 sembuh, 18 stabil)
Pakistan: 34 orang (33 sembuh, 1 stabil)
Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil)
Polandia: 1 orang (stabil)
Portugal: 1 orang (stabil)
Qatar: 166 orang (162 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal)
Rusia: 28 orang (23 sembuh, 5 stabil)
Singapura: 113 orang (102 sembuh, 9 stabil, 2 meninggal)
Serbia: 2 orang (stabil)
Spanyol: 24 orang (13 sembuh, 10 stabil, 1 meninggal)
Sudan: 18 orang (6 sembuh, 12 stabil)
Suriah: 37 orang (20 sembuh, 17 stabil)
Suriname: 3 orang (sembuh)
Swedia: 1 orang (stabil)
Swiss: 1 orang (stabil)
Taiwan: 70 orang (19 sembuh, 51 stabil)
Thailand: 1 orang (sembuh)
Timor Leste: 3 orang (1 sembuh, 2 stabil)
Tunisia: 14 orang (stabil)
Turki: 12 orang (9 sembuh, 3 meninggal)
UEA: 64 orang (57 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)
Uzbekistan: 19 orang (18 sembuh, 1 meninggal)
Vatikan: 18 orang (16 sembuh, 2 stabil)
Vietnam: 1 orang (stabil)
Yordania: 10 orang (9 sembuh, 1 stabil)
Kapal pesiar: 185 orang (170 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal)
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
2 WNI Akui Dapat Kekerasan...
2 WNI Akui Dapat Kekerasan Fisik saat Ditahan Israel, Diinjak, Ditendang, hingga Disetrum
Kemlu Ungkap Kondisi...
Kemlu Ungkap Kondisi 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum
Kemlu Tegaskan Pembebasan...
Kemlu Tegaskan Pembebasan 9 WNI Ditangkap Israel Jadi Prioritas
Israel Culik 5 dari...
Israel Culik 5 dari 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Kemitraan Indonesia...
Kemitraan Indonesia dan Korsel Makin Strategis, Kemlu RI Soroti Peran Middle Power di Indo-Pasifik
Rekomendasi
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Infografis
10 Jurusan S2 dengan...
10 Jurusan S2 dengan Gaji Paling Tinggi di Luar Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved