Jokowi Kecewa Penanganan COVID-19 Memburuk, Moeldoko: Ini Peringatan Keras
Selasa, 01 Desember 2020 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
"Kondisi kita sebenarnya kalau dibandingkan dengan luar masih cukup bagus, tapi Presiden tidak menginginkan kita menjadi teledor, untuk itu ditegaskan kembali, karena ada kecenderungan yang biasanya dari 12 persen jadi 13,41, ini penting untuk ditekankan kembali agar semuanya waspada, itu sebenarnya di balik penekanan keras presiden," tuturnya.
Moeldoko menyebut peringatan keras Presiden Jokowi bukan hanya ditujukan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetapi juga untuk masyarakat.
"Bukan hanya kepada pemerintah, pemda tapi seluruh masyarakat harus aware telah terjadi kenaikan pada hari Minggu kemarin, untuk itu ini menjadi semangat bersama untuk meningkatkan kesadaran kembali," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa kondisi penanganan COVID-19 di Indonesia saat ini memburuk. Berdasarkan data yang ia terima per 29 November 2020, jumlah kasus aktif COVID-19 di Tanah Air meningkat yakni sebesar 13,41%. Padahal pada pekan sebelumnya angka kasus aktif masih berada di posisi 12,78%.
"Kasus aktif kita sekarang ini meningkat menjadi 13,41 persen meskipun ini lebih baik dari rata-rata dunia, tapi ini hati-hati lebih tinggi dari Minggu lalu, Minggu lalu masih 12,78, sekarang 13,41," ucap Jokowi dalam rapat terbatas 30 November 2020.
Moeldoko menyebut peringatan keras Presiden Jokowi bukan hanya ditujukan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetapi juga untuk masyarakat.
"Bukan hanya kepada pemerintah, pemda tapi seluruh masyarakat harus aware telah terjadi kenaikan pada hari Minggu kemarin, untuk itu ini menjadi semangat bersama untuk meningkatkan kesadaran kembali," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa kondisi penanganan COVID-19 di Indonesia saat ini memburuk. Berdasarkan data yang ia terima per 29 November 2020, jumlah kasus aktif COVID-19 di Tanah Air meningkat yakni sebesar 13,41%. Padahal pada pekan sebelumnya angka kasus aktif masih berada di posisi 12,78%.
"Kasus aktif kita sekarang ini meningkat menjadi 13,41 persen meskipun ini lebih baik dari rata-rata dunia, tapi ini hati-hati lebih tinggi dari Minggu lalu, Minggu lalu masih 12,78, sekarang 13,41," ucap Jokowi dalam rapat terbatas 30 November 2020.
Lihat Juga :