Kasus Edhy Prabowo Berpotensi Makin Gerus Elektabilitas Gerindra di Pemilu 2024

Senin, 30 November 2020 - 12:53 WIB
loading...
Kasus Edhy Prabowo Berpotensi...
Kasus dugaan korupsi ekspor benur atau benih lobster yang menyeret Edhy Prabowo berpotensi semakin menggerus elektabilitas Partai Gerindra pada Pemilu 2024. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus dugaan korupsi ekspor benur atau benih lobster yang menyeret Edhy Prabowo berpotensi semakin menggerus elektabilitas Partai Gerindra pada Pemilu 2024. Pernyataan itu disampaikan pengamat politik Universitas Paramadina Jakarta yang juga Direktur Romeo Strategic Research & Consulting (RSRC) A. Khoirul Umam.

"Hanya butuh waktu satu tahun sejak bergabung di pemerintahan, Partai Gerindra akhirnya mencatatkan salah satu kader utamanya ( Edhy Prabowo ) sebagai pesakitan di Rutan KPK," ujar Umam, Senin (30/11/2020).

Dikatakan Umam, basis pemilih loyal Partai Gerindra berpotensi mengalami ketidakpercayaan politik (political distrust) yang selanjutnya bermigrasi ke partai-partai lain. Potensi migrasi pemilih Gerindra itu disebabkan beberapa hal.

Pertama, selama Pemilu 2014 dan 2019, Partai Gerindra telah membangun basis komunikasi intensif dengan simpul-simpul kekuatan Islam konservatif. Hal itu dilakukan sebagai strategi untuk melakukan pengkutuban segmen politik yang berseberangan dengan pemerintah Jokowi kala itu. "Karenanya, Gerindra mendapatkan insentif elektoral cukup memadai di Jawa Barat, Banten, dan Sumatera," tuturnya.

Namun, fondasi komunikasi itu hancur setelah Ketum Gerindra Prabowo Subianto lebih memilih jabatan politik di kabinet daripada tetap 'puasa kekuasaan' selama lima tahun ke depan. "Akibatnya, basis pemilih loyal Gerindra dari segmen Islam di Jawa Barat, Banten, dan Sumatera berpotensi menguap di Pemilu 2024 mendatang," katanya.

Kedua, tercokoknya Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo oleh KPK dalam kasus benur semakin mendegradasi kredibilitas dan integritas pemilih Gerindra di hadapan pemilihnya. Seruan-seruan antikorupsi yang sering dijadikan materi Kampanye Prabowo seolah hanya isapan jempol belaka, karena kebetulan saat itu belum pernah kebagian jatah kue kekuasaan.

(Baca juga: Susi Pudjiastuti Berpeluang Gantikan Edhy Prabowo Jika Gerindra Menolak ).

"Faktanya, hanya butuh waktu satu tahun pemerintahan berjalan untuk membuktikan bagaimana sebenarnya kualitas, krebilitas, dan integritas kader utamanya saat menjadi pejabat publik di struktur pemerintahan," urainya.

Ketiga, tertangkapnya Edhy Prabowo ini adalah peringatan keras bagi Partai Gerindra . Jika tidak mau semakin ditinggalkan pemilihnya, Gerindra harus mampu menjelaskan kepada basis pemilih loyalnya bahwa pilihan politiknya untuk bergabung dengan pemerintahan dan tertangkapnya Edhy Prabowo oleh KPK itu tidak berpengaruh terhadap kredibilitas politik partainya.

(Baca juga: Pengurangan Jatah Menteri Gerindra Berpotensi Rusak 'Kemesraan' Jokowi-Prabowo ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Gerindra Harap Lawatan...
Gerindra Harap Lawatan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi
Momen Ketua Komisi XIII...
Momen Ketua Komisi XIII DPR Singgung Isu Merger Gerindra-Nasdem
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved