KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Lantik Dua Putra Terbaik Asli Papua
Senin, 11 Mei 2020 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum mendapat kepercayaan jabatan promosi bintang tiga (Letjen), sebagai Danpusterad, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau pernah mengemban sejumlah jabatan penting, di antaranya, Danbrigif 24/Bulungan Cakti (2009-2011), Asops Kasdam XVII/Cenderawasih (2011-2012), Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2012-2013), Irdam XVII/Cenderawasih (2013-2014), Wadanpussenif Kodiklat TNI AD (2014-2015), Kasdam V/Brawijaya (2015-2016), Pati Sahli TK III Bid SosbudKum Panglima TNI (2016), dan Pangdam XVIII/Kasuari (2016-2020).
Demikian juga, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra. Beliau merupakan putra kelahiran Serui, Papua, 6 Januari 1963, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987 dan lulusan Lemhannas 2015. "Sebelumnya mendapat kepercayaan sebagai Pangdam XVIII/Ksr,
Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra menjabat sebagai Wakil Komandan Sesko TNI, sejak 14 Agustus 2019," ujar Nefra.
Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya, sambung Nefra, antara lain Kapendam XVII/Cendrawasih (2011), Kasrem 171/PVT (2012) Staf Ahli Pangdam XVII/Cendrawasih bidang Ideologi Politik (2014), Paban Sahli Bid. Komphan Pok Sahli Bid. Jemen Sishanneg Sahli Kasad (2016), dan Bandep Lingkungan Sosial Setjen Wantannas (2017).
Menurut Nefra, alih tugas dan serah terima jabatan di lingkungan organisasi TNI AD, termasuk jabatan Danpusterad dan Pangdam XVIII/Ksr merupakan upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan, serta diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok TNI AD.
Demikian juga, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra. Beliau merupakan putra kelahiran Serui, Papua, 6 Januari 1963, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987 dan lulusan Lemhannas 2015. "Sebelumnya mendapat kepercayaan sebagai Pangdam XVIII/Ksr,
Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra menjabat sebagai Wakil Komandan Sesko TNI, sejak 14 Agustus 2019," ujar Nefra.
Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya, sambung Nefra, antara lain Kapendam XVII/Cendrawasih (2011), Kasrem 171/PVT (2012) Staf Ahli Pangdam XVII/Cendrawasih bidang Ideologi Politik (2014), Paban Sahli Bid. Komphan Pok Sahli Bid. Jemen Sishanneg Sahli Kasad (2016), dan Bandep Lingkungan Sosial Setjen Wantannas (2017).
Menurut Nefra, alih tugas dan serah terima jabatan di lingkungan organisasi TNI AD, termasuk jabatan Danpusterad dan Pangdam XVIII/Ksr merupakan upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan, serta diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok TNI AD.
Lihat Juga :