Eks Wakapolri Harap Kapolri Terpilih Utamakan Penegakan Hukum
Selasa, 24 November 2020 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih, kata Adang, dengan kemajuan kemajuan kehidupan bermasyarakat yang semakin intelektual, baik aspek demokrasinya yang begitu luas diperlukan seorang pemimpin yang memiliki kemampuan paripurna. "Masalah kepemimpinan paripurna itulah yang nanti menjadi kewenangan bapak presiden untuk menentukan siapa calon yang terbaik," ujar Adang. (Baca juga: Melihat Peluang Calon Kapolri Pasca Pencopotan Dua Kapolda)
Adapun nama-nama yang berhembus sebagai calon kuat, Adang melihat bahwa hampir semua berhembus, jadi dirinya enggan menyebut pada nama-nama tertentu. Dia lebih menitikberatkan pada kriteria bahwa Polri ke depan akam menghadapi suatu tantangan yang begitu luas dan begitu dalam. "Harapan kita bahwa siapapun calon yang akan diajukan ke DPR nanti adalah pilihan yang terbaik di antara yang terbaik," tuturnya.
Terkait upaya penarikan isu SARA, Adang memastikan bahwa hal itu tidak ada, karena Polri ada kepolisian Republik Indonesia yang tidak berhubungan dengan suku atau agama manapun. Karena, sebagai Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak ada isu-isu tentang SARA, karena seorang Kapolri adalah mewakili negara dan tidak akan mewakili suatu kelompok, terlebih agama, ras dan sebagainya "Jadi saya pikir tidak ada. tinggal nanti saya pikir saya yakin bahwa presiden secara cerdas akan memilih siapa yang terbaik bagi Polri," pungkasnya.
Adapun nama-nama yang berhembus sebagai calon kuat, Adang melihat bahwa hampir semua berhembus, jadi dirinya enggan menyebut pada nama-nama tertentu. Dia lebih menitikberatkan pada kriteria bahwa Polri ke depan akam menghadapi suatu tantangan yang begitu luas dan begitu dalam. "Harapan kita bahwa siapapun calon yang akan diajukan ke DPR nanti adalah pilihan yang terbaik di antara yang terbaik," tuturnya.
Terkait upaya penarikan isu SARA, Adang memastikan bahwa hal itu tidak ada, karena Polri ada kepolisian Republik Indonesia yang tidak berhubungan dengan suku atau agama manapun. Karena, sebagai Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak ada isu-isu tentang SARA, karena seorang Kapolri adalah mewakili negara dan tidak akan mewakili suatu kelompok, terlebih agama, ras dan sebagainya "Jadi saya pikir tidak ada. tinggal nanti saya pikir saya yakin bahwa presiden secara cerdas akan memilih siapa yang terbaik bagi Polri," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :