Sempat Terkendala Tes, 17 ABK WNI Direpatriasi dari Panama

Senin, 23 November 2020 - 18:52 WIB
loading...
Sempat Terkendala Tes,...
Kemlu membantu kepulangan 17 ABK asal Indonesia dari Panama. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 17 warga negara Indonesia ( WNI ) bisa menjejakkan kembali di Tanah Air usai mendapatkan bantuan dari perwakilan pemerintah di Panama. Berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Panama City, para migran tersebut bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal Nuevo Jasmaru, Mega 811, Chung Kuo 999, dan Cung Kuo 91.

Duta Besar Indonesia untuk Panama, Sukmo Harsono, langsung bertemu dengan para ABK demi mengetahui proses pelindungan yang diberikan, Kamis pekan lalu, 19 November. Ia bergegas menuju Bandara Tocumen Panama setelah acara serah terima salinan surat kepercayaan kepada Wakil Menteri Luar Negeri Panama, YM Federico Alfaro Boyd.

“Saya sengaja langsung ke Bandara Tocumen didampingi Counsellor Protkons dan Perlindungan WNI, Bapak Rheinhard Sinaga untuk menemui dan memastikan bahwa seluruh ABK membawa semua dokumen lengkap, kondisi kesehatan baik, dan hak-hak mereka diterima sebelum pulang,” jelas Harsono dilansir dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ), Senin (23/11/2020).

(Baca: Beri Perlindungan di Masa Pandemi, Pemerintah Repatriasi 27 ABK WNI dari Suriname)

Dalam proses kepulangan itu, Harsono mengatakan ada sedikit persoalan ketika salah satu ABK tidak membawa hasil uji rapid Covid-19 dengan alasan tidak diberi oleh pihak perusahaan. Namun, melalui koordinasi pihak kedutaan yang cepat bertemu dengan pihak perusahaan, maka dokumen hasil uji rapid dapat dikirim kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Budisatrio : Pemulangan...
Budisatrio : Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI
Rekomendasi
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved