Penjelasan Kemenkes tentang Fakta dan Mitos Imunisasi
Sabtu, 21 November 2020 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Mitos atau fakta? Asi bisa menggantikan vaksin. Ternyata mitos. Nah, faktanya ASI dan vaksin saling melengkapi dalam membangun kekebalan tubuh bayi dan anak. Pemerian ASI eksklusif, disertai gizi yang cukup dan berimbang, memberikan anak perlindungan terhadap penyakit secara umum.
Sementara itu, perlindungan terhadap penyakit yang bisa dicegah oleh vaksin didapatkan secara spesifik melalui pemberian imunisasi lengkap. Lalu, apakah imunisasi menyebabkan autisme? Tidak, itu hanya mitos.
Faktanya, vaksin yang digunakan imunisasi nasional aman dan berkualitas karena harus melalui lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan dan rekomendasi para ahli. Semua vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional aman, karena sudah melalui proses pengujian yang ketat.
Terkahir, kandungan vaksin membahayakan kesehatan? Mitos. Faktanya, semua vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional aman. Vaksin-vaksin tersebut telah melewati proses pengujian yang ketat sebelum diijinkan untuk digunakan oleh masyarakat.
Sementara, antigen yang terbentuk dari vaksinasi merangsang pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu, sehingga bisa terpapar virus atau kuman penyebab penyakit tidak akan sakit dan hanya sakit ringan saja.
Sementara itu, perlindungan terhadap penyakit yang bisa dicegah oleh vaksin didapatkan secara spesifik melalui pemberian imunisasi lengkap. Lalu, apakah imunisasi menyebabkan autisme? Tidak, itu hanya mitos.
Faktanya, vaksin yang digunakan imunisasi nasional aman dan berkualitas karena harus melalui lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan dan rekomendasi para ahli. Semua vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional aman, karena sudah melalui proses pengujian yang ketat.
Terkahir, kandungan vaksin membahayakan kesehatan? Mitos. Faktanya, semua vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional aman. Vaksin-vaksin tersebut telah melewati proses pengujian yang ketat sebelum diijinkan untuk digunakan oleh masyarakat.
Sementara, antigen yang terbentuk dari vaksinasi merangsang pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu, sehingga bisa terpapar virus atau kuman penyebab penyakit tidak akan sakit dan hanya sakit ringan saja.
(maf)
Lihat Juga :