Massa Penjemput Habib Rizieq Diimbau Tes Covid-19, Ada Apa?

loading...
Massa Penjemput Habib Rizieq Diimbau Tes Covid-19, Ada Apa?
Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab di tengah lautan orang yang menjemputnya dari Bandara Soekarno Hatta, Selasa 10 November 2020. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A+ A-
JAKARTA - Seluruh orang yang menjemput pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta, Maulid Nabi di Tebet, dan juga di Megamendung Bogor, serta acara Petamburan untuk melakukan tes Covid-19.

Langkah itu dinilai harus dilakukan karena Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat per Kamis sore 19 November ada tujuh orang positif Covid-19. Pemeriksaan dilakukan di wilayah Petamburan Jakarta Pusat terhadap 15 orang.

Berdasarkan data Jumat (20/11/2020) sore, hasil swab antigen untuk kalster Megamendung diperiksa 559 orang. Sebanyak 20 orang dinyatakan positif. Laporan lainnya, terdapat 50 orang positif Covid-19. Mayoritas berdomisili sekitar Tebet.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo berharap kerja sama semua komponen masyarakat di berbagai daerah, terutama di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten khususnya para Ketua RT dan Ketua RW untuk menyampaikan pesan kepada keluarga yang ikut beraktivitas, mulai dari penjemputan Habib Rizieq di Bandara Soekarno Hatta, Maulid Nabi di Tebet, dan juga di Megamendung untuk melaporkan diri ke RT dan RW.(Baca juga:Update Corona: Positif 488.310 Orang, 410.552 Sembuh, 15.678 Meninggal)



Begitu juga dengan warga yang mengikuti acara di Petamburan beberapa waktu lalu. “Pemeriksaan di Puskesmas tanpa dipungut biaya. Pemeriksaan ini sangat penting agar diketahui lebih dini. Jika ada yang positif, bisa segera isolasi dan tempat isolasi disiapkan pemerintah,” imbau Doni dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (20/11/2020).

Doni mempersilakan mereka untuk memeriksa diri ke Puskesmas. "Demi memutus mata rantai penularan untuk keselamatan bersama," tandasnya.(Baca juga: TNI-Polri Copot Spanduk Habib Rizieq di Petamburan, Laskar FPI: Woi Mau Ngapain Itu?)

Dia juga mengatakan, pada hari ini telah menyalurkan 2.500 swab antigen ke seluruh puskesmas yang berada di daerah-daerah yang berpotensi terjadi peningkatan kasus, seperti di DKI, Banten dan Jawa Barat.



(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top