Anggaran Siap, Rekrutmen 1 Juta CPNS Segera Dibuka

Jum'at, 20 November 2020 - 06:32 WIB
loading...
Anggaran Siap, Rekrutmen...
Pemerintah berencana untuk membuka lowongan calon pegawai penegri sipil (CPNS) pada 2021 khusus untuk posisi tenaga guru dan tenaga kesehatan (nakes). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana untuk membuka lowongan calon pegawai penegri sipil (CPNS) pada 2021 khusus untuk posisi tenaga guru dan tenaga kesehatan (nakes). Untuk menyiapkan rencana perekrutan dalam jumlah besar ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggarannya.

Ikhwal perekrutan guru dan nakes ini kemarin diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo pada Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. (Baca: Doa-doa Para Nabi yang Tercantum Dalam Alquran)

Tjahjo menjelaskan, aparatur sipil negara (ASN) yang akan direkrut pada 2021 ini juga termasuk para tenaga teknis lainnya yang bertujuan mendukung program pembangunan nasional. “Memang kebutuhan guru, perawat, bidan, dan dokter baik di puskemas, puskesmas pembantu atau rumah sakit rujukan sangat kurang sekali,” kata Tjahjo.

Menurut dia, dengan adanya pandemi Covid-19 ini, infrastruktur kesehatan menjadi skala priotritas pembangunan di tahun anggaran 2021. Dengan demikian, pemenuhan sumber daya manusianya pun menjadi perhatian bersama untuk segera dipenuhi. Rencana satu juta pegawai baru ini, tandas Tjahjo, juga sudah mendapat kesepakatan dengan Badan Kepegawaian Nasional, Menteri Keuangan, dan Menteri Pendidikan Nasional.

Politikus PDIP ini menambahkan, pengadaan ASN pada 2020 ditiadakan, karena usulan pengadaan 2020 akan diakumulasikan pada usulan 2021. “Mudah-mudahan anggaran tercukupi, kemudian batas akhir usulan pada Agustus 2020 melalui aplikasi e-formasi Kemenpan RB,” ucap Tjahjo. (Baca juga: Mengaggas Pengganti Terbaik UN)

Pengamat Pendidikan Doni Koesoema menilai, perekrutan guru dengan memprioritaskan tenaga pendidik honorer melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) juga bisa menjadi terobosan pemerintah. Sebab tak bisa dimungkiri, jumlah guru dengan status honorer menumpuk. Dari data Kemendikbud, saat ini ada sekitar 1,6 juta guru honorer. Mereka tentunya ingin diangkat menjadi PNS .

Namun, bukan hal yang mudah menjadi abdi negara saat ini. Kendala pertama, sebagian mereka telah melewati usia 35 tahun. Sedangkan, aturannya maksimal usia untuk menjadi PNS, yakni 35 tahun. Lalu, para honorer harus bersaing satu sama lain sementara kuota setiap pembukaan tidak banyak. “Ini bisa untuk memperoleh kesejahteraan yang lebih baik dibandingkan dengan status guru honorer. Bila melalui proses regulasi CPNS, banyak guru tidak lolos karena terkena peraturan syarat usia,” ujarnya.

Wacana P3K pun sudah lama digaungkan. Pro dan kontra kerap mengiringi rencana ini. Sebagian besar guru yang sudah mengabdi lama ingin diangkat menjadi PNS. Belum lagi, P3K dianggap memiliki kekurangan dari sisi tidak adanya uang pension. Hal itu dianggap bisa membuat para guru kurang nyaman dalam bekerja. (Baca juga: Tips Agar Anak betah di Rumah Selama Pandemi)

“Nyaman atau tidak sangat relatif karena masing-masing individu memiliki gaya hidup sendiri. Namun secara objektif, status P3K memberikan banyak keuntungan dan kebaikan bagi para guru honorer. Juga siapapun yang berminat menjadi P3K,” tuturnya.

Status P3K dan PNS sebenarnya tidak jauh berbeda. Doni menjelaskan skema gaji dan hak-hak P3K dengan PNS sama. Hanya saja, P3K tidak menerima uang pensiun. Beberapa waktu lalu, muncul usulan mengenai uang pensiun diambil dari pemotongan gaji setiap bulan.

Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Fahriza Marta Tanjung mengaku terkejut dengan rencana pemerintah terbaru. Dia berharap jika benar melalui skema P3K, proses perekrutan tidak menimbulkan masalah. Sebab penerimaan P3K pada tahun lalu masih menyisakan persoalan, salah satunya, belum turunnya surat pengangkatan (SK). Guru mendapatkan porsi terbesar, yakni 51.000 P3K pada tahun lalu. (Lihat videonya: Bupati Bogor Ade Yasin Terkonfirmasi Positif Covid-19)

“Saya kita ada baiknya, sebelum wacana pengangkatan 1 juta, yang 34.000 guru (P3K tahun lalu) diselesaikan terlebih dahulu. Jadi tidak seperti angin surga bagi teman-teman guru yang punya penghasilan rendah, entah swasta maupun honorer”. (Kiswondari/FW Bahtiar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Nadiem Sebut Kesaksian...
Nadiem Sebut Kesaksian Para Guru Bukti Chromebook Tak Merugikan Negara
Akses Education Centre...
Akses Education Centre Apresiasi Rekomendasi PLPI Soal Rekrutmen CASN 2026
Anggota Baleg DPR Usul...
Anggota Baleg DPR Usul Dana Pensiun Pejabat Dialihkan untuk Tenaga Kesehatan dan Guru
Rencana Rekrutmen ASN...
Rencana Rekrutmen ASN 2026, Mensesneg: Sedang Kita Finalkan, Kita Rumuskan
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Rekomendasi
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Berita Terkini
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Infografis
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 Lampaui 1 Juta Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved