Kerumunan Kampanye Gibran Tidak Disoal, PKS: Pemerintah Jangan Begitu Dong!

Kamis, 19 November 2020 - 18:21 WIB
loading...
Kerumunan Kampanye Gibran...
Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih meminta polisi juga mengusut pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi dalam kampanye anak Presiden Jokowi,Gibran Rakabuming Raka. Foto/inews
A A A
JAKARTA - Sejumlah pihak mendesak agar polisi juga mengusut kampanye Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo. Sebab kampanye tersebut juga menimbulkan kerumunan seperti halnya acara Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan anak Habib Rizieq Shihab.

Desakan itu disampaikan karena Polda Metro Jaya langsung memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Polisi juga berencana memanggil Habib Rizieq. Sementara Gibran dan Ganjar tidak mendapatkan perlakuan yang sama. Polisi malah mengatakan bahwa kerumunan massa pada kampanye Gibran dan acara Habib Rizieq tidak bisa disamakan.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih mengatakan protokol kesehatan dalam Pilkada 2020 wajib diterapkan. Ini berlaku untuk semua yang terlibat dalam Pilkada 2020 agar tidak ada yang terpapar Covid-19.

“Artinya, memang kan banyak imbauan tentang pilkada. Banyak usulan dari ormas agar ditunda. Andai tetap dilaksanakan, harus memakai protokol kesehatan agar menyelamatkan masyarakat,” kata Fikri saat dihubungi SINDO Media, Kamis (19/11/2020).

(Baca: Tak Periksa Ganjar, Sikap Polisi Dinilai Kental Bernuansa Politik)

Tetapi, sambung Fikri, kerumunan di Kota Solo ini tidak pernah mendapatkan teguran. Bahkan, kasus kerumunan kampanye Gibran tidak akan menjadi perbincangan seandainya polisi bersikap sama terhadap kasus kerumunan di DKI Jakarta.

“Di Solo, tidak ada teguran, kalau nggak ada peristiwa di Jakarta nggak rame, pemerintah jangan gitu dong. Kok di sini dibiarkan, nampaknya keadilan semua masyarakat di depan hukum nggak ada,” sesal Fikri.

Wakil Ketua Komisi X DPR mempersilakan polisi memproses dugaan pelanggaran yang sudah terjadi secara adil. Ini penting agar tidak ada pertanyaan dari yang berpotensi menyebabkan hilangnya kepercayaan terhadap penegak hukum.

“Kalau memang di tempat lain dipermasalahkan, ya dipermasalahkan ya semua. Banyak yang berkerumun, tidak ada protokol kesehatan,” tegasnya.

(Baca: Bandingkan Kerumunan Massa Habib Rizieq dengan Gibran, Warganet Gaungkan #62DaruratKeadilan)

Fikri menambahkan, di pandemi Covid-19 ini, semua protokol kesehatan Covid-19 harus diterapkan, dan tidak cuku hanya 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Testing, tracing dan isolasi juga penting dilaksanakan. Sementara faktanya, di banyak daerah kegiatan pilkada justru menyebabkan kerumunan.

“Kalau mau ditegakkan ya equality before the law, berikan kepercayaan masyarakat, dan rasa adil, sehingga tidak banyak cibiran,” pungkas Fikri.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Rekomendasi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Berita Terkini
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved