Wapres KH Ma'ruf Amin Diyakini Bisa Redam Kelompok Habib Rizieq

Rabu, 18 November 2020 - 11:47 WIB
loading...
Wapres KH Maruf Amin...
Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan menilai Wapres KH Maruf Amin mampu meredam kelompok Habib Rizieq Shihab. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara kelompok Alumni 212, Ustaz Haikal Hasan menyatakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) sebenarnya bersedia untuk berdialog dengan pemerinta, namun hal ini dinilainya terbentur dengan sikap salah satu figur pemerintahan yang tak suka dengan keberadaan HRS.

Bahkan Ustaz Haikal menyebut pemerintah melalui Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko secara gamblang mengatakan tidak diperlukan rekonsiliasi nasional dengan kelompok HRS, karena sejak awal memang pemerintah tak ada masalah dengan HRS. (Baca juga: Peran Kiai Ma'ruf Amin Harus Dimaksimalkan untuk Dekati Kelompok Habib Rizieq)

Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan menganggap, dalam situasi seperti saat ini diperlukan sosok yang tepat dari pemerintah untuk menjalin komunikasi dengan kelompok HRS. Dia melihat sosok ini ada pada Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin. "Masuknya Kiai Ma'ruf Amin sebagai Wapres bisa untuk menggaet sekaligus meredam kekuatan Islamis seperti FPI dan 212," kata Bakir saat dihubungi SINDOnews, Rabu (18/11/2020). (Baca juga: Ma'ruf Amin Berharap Kedatangan Habib Rizieq Beri Keteduhan untuk Bangsa)

Dengan demikian, Bakir menganggap, Presiden Jokowi bisa meminta wakilnya tersebut untuk berperan dalam hubungannya dengan kelompok Islam, khususnya kelompok 212. Sebab, jika hal ini tak dilakukan, maka potensi ketegangan antara pemerintah dan kelompok ini masih terus berlanjut, dan rakyat secara umum yang dirugikan. "Karena itu seharusnya (peran Wapres Kiai Ma'ruf) bisa dimaksimalkan. Tampaknya ini belum digunakan, bisa jadi karena ada tarik menarik kepentingan di dalamnya,"kata pria yang juga analis politik ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Berita Terkini
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved