PPP Siap Hilangkan Larangan dalam Judul RUU Minol

Rabu, 18 November 2020 - 05:00 WIB
loading...
PPP Siap Hilangkan ”Larangan”...
Minuman Beralkohol bagaimana pun perlu diatur karena tidak saja dapat mengganggu kesehatan tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengusul Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol ( RUU Minol ) membuka diri terhadap semua kritik dan masukan. Ini disampaikan di tengah suara sumbang sejumlah fraksi di Badan Legislatif (Baleg) DPR.

"Dari bincang-bincang yang kami, Insya Allah kita mengakomodasi untuk merevisi judul yang tadinya 'Larangan Minuman Beralkohol' kemudian dihilangkan kata-kata larangan menjadi 'RUU Minuman Beralkohol'," kata pengusul RUU Minol dari Fraksi PPP Illiza Saaduddin Djamal dalam Rapat Panja Harmonisasi Baleg DPR, Selasa (17/11/2020).

Nasir Djamil dari Fraksi PKS menilai keberadaan minuman beralkohol perlu diatur. Hal itu lantaran minol dapat membahayakan kesehatan jasmani dan rohani, dan juga dapat mendorong terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

"Pada level nasional belum ada undang-undang yang secara khusus mengatur minol. Peraturannya masih tersebar berbagai undang-undang yang sifatnya parsial. Tentu di beberapa kabupaten kota sudah diatur soal ini meskipun tidak diatur secara eksplisit menyebut soal RUU minol," ucapnya.

(Baca: RUU Minol Diamati Dunia, PHRI: Citra Pariwisata Indonesia Bisa Buruk)

Terkait judul, anggota Komisi II DPR ini juga sempat bergurau dengan pengusul lainnya, Muhammad Syafi'i, bahwa ia mengusulkan agar judul yang dipakai adalah RUU Anjuran Minuman Beralkohol. Hal itu disampaikannya karena banyaknya orang yang sudah takut duluan dengan adanya penggunaan kata larangan.

"Saya bilang sama Romo bagaimana kalau kita bilang (judul) Anjuran Minuman Beralkohol, itu lebih gawat lagi, kadang-kadang orang suka baca judul saja tapi isinya nggak dibaca sama dia, oleh karena itu ini jokes saya dengan Romo," ujar legislator asal Aceh itu sembari tertawa.

Sementara itu, pengusul dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafi'i menegaskan bahwa persoalan minol ini harus menjadi perhatian. Ada yang mengatakan jangan heboh dengan minol karena ini bukan negara Islam. Karena itu, ia mempertanyakan apakah tidak boleh mengatir sesuatu hal yang membawa kerusakan kesehatan dan moralitas.

(Baca: Setuju RUU Minol, Wali Kota Bandung Sebut Minuman Beralkohol Banyak Mudaratnya)

"Kecuali kita sebut mengharamkan minuman beralkohol, itu baru boleh diprotes dikait-kaitkan dengan Islam. Ini soal kesehatan yang kebetulan Islam sejalan dengan itu," kata pria yang akrab disapa Romo itu di kesempatan sama.

Anggota Komisi III DPR ini sependapat dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad agar masyarakat jangan berlebihan dan baca dulu RUU-nya. Karena, RUU ini bukan melarang minol sepenuhnya, tetapu agar bagaimana produksi minol lebih tepat sasaran dan tepat anggaran.

"Masa kita gak punya kesepakatan utk melindungi generasi kita dr kerusakan yg diakibatkan minuman keras. Itu menurut saya," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
Berita Terkini
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved