Kemendikbud Didesak Sanksi Disdik yang Melanggar Aturan Pembukaan Sekolah

Senin, 16 November 2020 - 14:02 WIB
loading...
Kemendikbud Didesak...
Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk diteruskan sampai akhir tahun. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pembukaan sekolah di sejumlah daerah menuai kontroversi. Sejumlah pihak mengkhawatirkan ancaman virus Sars Cov-II yang masih mengintai.

Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk diteruskan sampai akhir tahun. Koordinator Perhimpunan Guru Satriwan Salim menilai pembukaan sekolah pada November ini tidak akan efektif. “Sebab, mengingat waktu penilaian akhir semester (PAS) yang tinggal 3 minggu lagi. Andaikata sekolah tatap muka kembali, pembelajaran tak akan optimal,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (16/11/2020). (Baca juga: Vaksin Meningkatkan Imunitas Tubuh, Tren Positif Kesembuhan Pasien Covid-19)

Meskipun sekolah dibuka, gerak anak-anak sesungguhnya sangat terbatas. Mereka tidak boleh melakukan kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, kantin ditutup, waktu belajar terbatas, dan kegiatan belajar mengajar dibagi dalam dua shift. Satriwan menegaskan pembukaan sekolah harus disetujui para orang tua dan tidak boleh ada pemaksaan. Jika ada orang tua yang tidak mengizinkan anaknya sekolah, sekolah dan guru tetap wajib memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa tersebut. “Mendapatkan layanan pendidikan adalah hak dasar siswa. Hak hidup, sehat, dan memperoleh rasa aman adalah utama, baru kemudian hak Pendidikan,” tegasnya. (Baca juga: Pendidikan, Pandemi, dan Revolusi 4.0)

Karena sudah telanjur dibuka, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) harus mengecek kesiapan infrastruktur dan protokol kesehatan Covid-19 di sekolah-sekolah. Perhimpunan Guru secara terbuka menyatakan ragu akan kesiapan sekolah. (Baca juga: Ancaman Kesehatan Mental Siswa pada Masa Pandemi)

Sekretaris Perhimpunan Guru Afdhal mendorong Kemendikbud dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menindak tegas dinas pendidikan yang melanggar aturan pembukaan sekolah. Salah satu yang disoroti Perhimpunan Guru adalah pembukaan sekolah di Kota Surabaya. Status Kota Pahlawan itu masih orange. “Berpotensi menjadikan sekolah sebagai kluster penyebaran Covid-19. Ini jelas sekali akan membahayakan kesehatan dan keselamatan guru, siswa, dan keluarga mereka,” tegasnya.

Perhimpunan Guru mengusulkan agar para guru dan siswa di tes swab sebelum masuk sekolah. Tujuannya, pencegahan penyebaran virus Sars Cov-II sedini mungkin. “P2G juga meminta agar sekolah jangan dulu dibuka secara nasional. Tunggu vaksin Covid-19 diproduksi, melalui semua tahapan uji coba, dan terbukti aman dan halal. Setelah prasyarat ini tercukupi, barulah sekolah bisa dibuka secara nasional,” tambah Satriwan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Dirjen di Kemendikbudristek...
Dirjen di Kemendikbudristek Ungkap Alasan Pengadaan Chromebook Distop di 2019: Tak Bisa Dipakai di Daerah 3T
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Dari Turnamen ke Kerja...
Dari Turnamen ke Kerja Sama Pendidikan, HGI Komunikasi dengan Disdik Jatim
Rekomendasi
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved