Pengamat: Revolusi Akhlak ala Habib Rizieq Ibarat Memaksa Nikita Mirzani Pakai Cadar

Jum'at, 13 November 2020 - 09:42 WIB
loading...
Pengamat: Revolusi Akhlak...
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab memberikan pidato dihadapan pendukungnya setibanya di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta, Selasa (11/10/2020). FOTO/SINDOnews/ISRA TRIANSYAH
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra), Fadhli Harahab menilai, revolusi akhlak yang digaungkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dan pengikutnya terasa ambigu, apabila dimaknai secara sempit dan dangkal. Sebab, revolusi dalam bahasa umum dapat diartikan sebagai perubahan cepat dan menyeluruh. Ini diibaratkan memaksa Nikita Mirzani memakai cadar.

Menurutnya, secara bahasa revolusi merupakan antonim dari evolusi atau perubahan secara lambat. Keduanya juga mengharuskan adanya tahapan atau proses.

(Baca juga : Menua Cara Ronaldo? Sering Bikin Rekor )

Dalam konteks revolusi akhlak, ia menilai, baik-baik saja karena bangsa ini seperti kehilangan arah dalam berbangsa dan bernegara. Contoh, pejabat banyak korupsi, banyak tukang fitnah dan adu domba, ketidakadilan, kekerasan dan lain-lain. Dan ini perlu perubahan. (Baca juga: Hadiri Maulid Nabi, Habib Rizieq Kembali Gaungkan Revolusi Akhlak )

Persoalannya, perubahan akhlak itu tidak bisa dilakukan secepat pergantian pemerintahan yang dipaksakan. Butuh, proses yang panjang karena terkait kesadaran jiwa bukan karena paksaan.

"Konteks revolusi akhlak ini seperti apa? Karena Akhlak ini erat kait dengan paham ajaran agama. Kita sih berharap ini bukan hanya slogan apalagi kalau hanya untuk tanding-menandingi," kata Fadhli kepada SINDOnews, Jumat (13/11/2020).

(Baca juga : Biden Beri Jaminan Bagi Aliansi AS )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jokowi Buka Suara soal...
Jokowi Buka Suara soal Isu Keterlibatan Puan, AHY, dan Habib Rizieq di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Dasco dan Prasetyo Temui...
Dasco dan Prasetyo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Ini yang Dibahas
Eggi Sudjana Ungkap...
Eggi Sudjana Ungkap Habib Rizieq Bekukan Kepengurusan TPUA
Soal Nikita Mirzani...
Soal Nikita Mirzani Live saat Ditahan, Begini Tanggapan Menteri Imipas
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved