Politikus PDIP Ini Sebut Habib Rizieq Wajib Dikarantina 14 Hari

Rabu, 11 November 2020 - 17:34 WIB
loading...
Politikus PDIP Ini Sebut...
Anggota Komisi IX DPR dari PDIP Rahmad Handoyo mengatakan semua orang dari luar negeri wajib diisolasi selama 14 hari, termasuk Habib Rizieq Shihab. Foto/okezone
A A A
JAKARTA - Kepulangan Habib Rizieq Shihab dielu-elukan banyak orang. Begitu dia datang pada Selasa (10/11) kemarin, ribuan orang menjemputnya di Bandara Soekarno-Hatta.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyesalkan kondisi di bandara yang menimbulkan kerumunan manusia. "Bisa saja kalau itu ada tokoh mendatangkan orang untuk menjemput, tapi kan tidak baik di era pandemi sekarang ini. Saya khawatir kerumunan yang jemput di bandara bisa menimbulkan potensi besar memunculkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19," kata Rahmad saat dihubungi, Rabu (11/11/2020).

Apalagi, sambung Rahmad, Indonesia sampai saat ini belum bisa mengendalikan secara penuh pandemi Covid-19. Munculnya kerumunan tanpa memperhatikan protokol kesehatan akan berbahaya bagi masyarakat. "Apalagi, di media saya lihat banyak yang tidak makai masker, abai protokol kesehatan itu justru berbahaya bagi diri sendiri, keluarga, berbahaya buat masyarakat sekitar. Jadi memang harus hati-hati," katanya.

(Baca: Usai Bertemu Habib Rizieq, Anak Buah Anies Bahas Reuni 212 di Monas)

Politikus PDIP ini menegaskan, isolasi mandiri selama 14 hari berlaku bagi semua orang yang baru datang dari luar negeri atau luar kota, termasuk Habib Rizieq. "Aturan itu dibuat untuk ditegakkan, aturan dibuat untuk dijalankan, kepada siapapun, tidak membandang bulu, entah kiai, entah itu politisi, tokoh, kalau aturan ya aturan," tegas Rahmad.

Rahmad menjelaskan, dengan isolasi mandiri 14 hari, bisa diketahui apakah ada tanda-tanda dari gejala terpapar Covid-19 atau tidak. Dan isolasi mandiri ini bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga demi keselamatan orang-orang sekitar, juga pendukung imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

"Coba kalau seluruh yang dari luar negeri, abai, tidak menggunakan protokol kesehatan, mau jadi apa bangsa kita ini? Akan demakin sulit kita mengendalikan Covid-19," imbuh Rahmad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Legislator PDIP: Pelemahan...
Legislator PDIP: Pelemahan Rupiah Bukan Sekadar Dampak Tekanan Global
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Awasi Fuel Surcharge, Jangan Sampai Tiket Pesawat Makin Mahal
Kecam Pengkaplingan...
Kecam Pengkaplingan Tenda Haji, Legislator PDIP Desak Izin KBIH Nakal Dicabut
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
Bane Tegaskan Pentingnya...
Bane Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum bagi Daya Saing Industri
Rekomendasi
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved