Gatot Tak Hadiri Pemberian Bintang Mahaputera, Bamsoet: Itu Hak Pribadi
Rabu, 11 November 2020 - 14:29 WIB
loading...
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa sebagai mantan Panglima TNI, menerima atau tidak menerima penghargaan yang diberikan negara, menjadi hak pribadi Gatot Nurmantyo. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketidakhadiran mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo ke Istana Negara untuk menerima penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tanda tanya. Namun, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa sebagai mantan Panglima TNI, menerima atau tidak menerima penghargaan yang diberikan negara, menjadi hak pribadi Gatot.
"Itu hak pribadi beliau karena setiap warga negara boleh menerima tanda jasa atau juga menolak tanda jasa. Manakala dirinya mungkin saja berpandangan belum pantas menerima, itu mungkin dalam sikap pribadi, hak pribadi yang dijamin juga oleh undang-undang," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Mahfud MD Sebut Gatot Nurmantyo Tetap Terima Bintang Mahaputera Meski Tak Hadir di Istana )
Bamsoet mengatakan, hal yang harus dijadikan perhatian adalah bahwa negara telah menghargai pengabdian Gatot Nurmantyo sebagai mantan Panglima TNI.
"Beliau telah menjadi Panglima dan pengabdian beliau sebagai prajurit puluhan tahun, itulah bentuk penghargaan negara kepada yang bersangkutan. Bahwa yang bersangkutan mebolak, itu juga merupakan hak sebagai warga negara," katanya. (Baca juga: Deklarator KAMI Puji Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Penganugerahan Bintang Mahaputera )
"Itu hak pribadi beliau karena setiap warga negara boleh menerima tanda jasa atau juga menolak tanda jasa. Manakala dirinya mungkin saja berpandangan belum pantas menerima, itu mungkin dalam sikap pribadi, hak pribadi yang dijamin juga oleh undang-undang," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Mahfud MD Sebut Gatot Nurmantyo Tetap Terima Bintang Mahaputera Meski Tak Hadir di Istana )
Bamsoet mengatakan, hal yang harus dijadikan perhatian adalah bahwa negara telah menghargai pengabdian Gatot Nurmantyo sebagai mantan Panglima TNI.
"Beliau telah menjadi Panglima dan pengabdian beliau sebagai prajurit puluhan tahun, itulah bentuk penghargaan negara kepada yang bersangkutan. Bahwa yang bersangkutan mebolak, itu juga merupakan hak sebagai warga negara," katanya. (Baca juga: Deklarator KAMI Puji Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Penganugerahan Bintang Mahaputera )
(abd)
Lihat Juga :