Vaksin Covid-19 Harus Dipastikan Aman, Jangan Asal Cepat

Selasa, 10 November 2020 - 20:24 WIB
loading...
Vaksin Covid-19 Harus...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Vaksin Covid-19 hingga saat ini masih dalam tahap uji klinis fase 3. Untuk vaksin Sinovac, uji kninis dilakukan PT Bio Farma bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana/Ketua Dewan Pakar BS Center Didin S Damanhuri mengatakan, penanganan kesehatan sebelum adanya vaksin tetap perlu dilakukan secara lebih optimal. Termasuk tes yang lebih banyak dan tracing serta mewajibkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin yang lebih baik.

Menurutnya, penemuan vaksin perlu dilakukan secara hati-hati dan tidak tergesa-gesa. Tentunya, dengan memperhatikan standar-standar uji klinis yang menjadi syarat aman produksi dan distribusi vaksin . "Vaksin Covid-19 perlu fokus pada kelompok rentan yakni lansia dan pasien dengan penyakit bawaan," ujar Didin S Damanhuri saat Rilis Hasil Riset BS Center: Vaksin Covid-19 dan Arah Pemulihan Ekonomi Indonesia di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

(Baca juga: Uji Klinis Vaksin Sinovac Tinggal Evaluasi Keamanan dan Efikasi ).

Menurut Didin, kerja sama dengan berbagai institusi dan negara lain untuk produksi vaksin Covid-19 harus terus dilakukan dan hal tersebut merupakan bentuk kerja sama yang positif.
Vaksin Covid-19 Harus Dipastikan Aman, Jangan Asal Cepat

Menurutnya, pemerintah sebelum melakukan vaksinasi massal menunggu hasil uji klinis beberapa vaksin di tahap fase 3, disarankan untuk mempelajari tingkat imunitas atau kekebalan populasi terhadap SARS-CoV-2.

(Baca juga: Pakar Prediksi Vaksin Covid-19 Tersedia untuk Seluruh Dunia pada 2023 ).

"Dengan mempelajari imunitas dan kekebalan populasi bisa menjadi kunci untuk mengidentifikasi siapa yang sudah terlindung dari virus dan siapa yang memerlukan vaksin ," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Dukung Program Prabowo,...
Dukung Program Prabowo, Korpri Luncurkan Program 1 Juta Vaksin untuk ASN
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Ibas: Kita Dukung Vaksin...
Ibas: Kita Dukung Vaksin TBC dan Malaria untuk Kesehatan Masyarakat
Indonesia Jadi Lokasi...
Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Siti Fadilah: Partisipan dengan Kelinci Percobaan Sama Aja
Indonesia Kembangkan...
Indonesia Kembangkan Vaksin Berteknologi mRNA untuk Antisipasi Penyakit DBD
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Rekomendasi
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
Berita Terkini
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Gus Yaqut Segera Disidang...
Gus Yaqut Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved