BP2MI Waspadai Kepulangan 34 Ribu Pekerja Migran

Sabtu, 09 Mei 2020 - 16:02 WIB
loading...
A A A
Benny membeberkan sudah membentuk media center untuk memperbaharui data kepulangan para PMI ke Tanah Air. "Kemudian kita punya crisis center 24 jam dalam hal pengaduan yang mereka sampaikan ke negara kita melalui BP2MI." (Baca juga: Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Muncul Gelombang Kedua Covid-19 ).

Dia mengatakan, BP2MI tetap memantau para PMI itu walaupun sudah berada di kampung halaman. "Makanya koordinasi kami dengan pemerintahan desa. Kita sarankan 14 hari isolasi mandiri kemudian kesehatan mereka kita pantau kita beri nomor hotline untuk melaporkan kondisi kesehatan mereka," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, berdasarkan data BP2MI per 1 Januari hingga 4 Mei 2020, sebanyak 125.646 orang PMI sudah tiba di Tanah Air. "Kalau di klaster mereka 33.434 yang kepulangannya secara mandiri, yang mereka semua by name by address masuk dalam data sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri yang terintegrasi dengan sistem keimgrasian," katanya.

Dia melanjutkan, ada 16.788 orang PMI yang datanya diperoleh BP2MI dari online dan berita fax kantor perwakilan luar negeri dari negara penempatan. "16.788 ini yang kita fasilitasi yang kita jemput dari bandara dari titik embarkasi dan kita langsung antar ke kampung halaman mereka," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Akselerasi Vaksin Booster,...
Akselerasi Vaksin Booster, Kapolri: Imunitas Warga Meningkat, Tekan Laju Covid-19
Hari Ini 2 Tahun Lalu:...
Hari Ini 2 Tahun Lalu: Kasus Pertama Covid-19 Muncul di Indonesia
Ganjar Ungkap Persiapan...
Ganjar Ungkap Persiapan Skenario Terburuk Covid-19 ke Jokowi
Epidemiolog Ungkap Bahaya...
Epidemiolog Ungkap Bahaya Jika Omicron Menyebar Luas
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Varian JN.1 Picu Lonjakan...
Varian JN.1 Picu Lonjakan Drastis Kasus Covid-19 di Asia
Rekomendasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved