Jika Ingin Didukung Rakyat, Masyumi Reborn Harus Punya Jenis Kelamin Pembeda

Minggu, 08 November 2020 - 11:14 WIB
loading...
Jika Ingin Didukung...
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan jika bicara peluang Partai Masyumi Reborn yang dideklarasikan beberapa wakyu lalu masih sangat besar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan jika bicara peluang Partai Masyumi Reborn yang dideklarasikan beberapa wakyu lalu masih sangat besar karena 'party ID' di Indonesis masih rendah.

Terlebih, Masyumi Reborn ini juga dikabarkan akan menarik tokoh Islam sekaliber Ustaz Abdul Somad (UAS), Tokoh Reformis Amien Rais dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS). (Baca juga: Masyumi Reborn, Partai Islam Masih seperti Ayam yang Kelaparan di Lumbung Padi)
Jika Ingin Didukung Rakyat, Masyumi Reborn Harus Punya Jenis Kelamin Pembeda

Adi menilai hampir 80% rakyat balum berpartai dan pasar pemilihnya juga masih banyak. Hal ini masih ditambah dengan bonus demografi yang dipunyai Indonesia pada 2024 cukup besar.

"Problemnya adalah apa bisa Masyumi Reborn memantik simpati pemilih? Harus ada jenis kelamin pembeda dengan partai lain kalau mau didukung rakyat," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Minggu (8/11/2020).

Selain itu, lanjut Adi, Masyumi Reborn juga potensial menimbulkan ketegangam ideologi politik dengan kelompok nasionalis yang dinilai alergi dengan islamisme politik. (Baca juga: PBB Doakan Masyumi Lolos Verifikasi di Kemenkumham dan Jadi Peserta Pemilu 2024)

"Apalagi tokoh-tokoh Masyumi Reborn ini kerap frontal ke pemerintah. Bakal seru dunia persilatan," pungkas Analis Politik asal UIN Jakarta ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved