Sosok Kombes Ahmad Ramadhan, Orang Intel yang Jadi Jubir Polri
Sabtu, 09 Mei 2020 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Pada prinsipnya, Mantan Kapolres Toli-toli, Palu, Sulawesi Tengah ini mengakui kerja intelijen dengan wartawan tidak jauh berbeda, sama-sama mencari informasi dan menggalinya. Yang membedakan, kata dia, hanya informasi yang disampaikan.
"Kalau wartawan untuk dipublikasikan umum, intelijen informasinya untuk pimpinan. Sama-sama mencari berita, mencari info, kalau kita bukan berita mencari info, kita Pulbaket (mengumpulkan bahan keterangan), yang berisi informasi data dan fakta," urainya. (Baca juga: DPR Nilai Wajar Mutasi di Tubuh Polri Timbulkan Spekulasi ).
Kombes Ahmad Ramadhan merupakan mantan Kapolres Toli-Toli selama 2 tahun (2009-2011) dan sebagai Kapolres Palu, Sulawesi (2011-2013). Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau pada Mei 2016.
Perwira menengah dengan panggilan akrab Ramadhan ini lahir di Lampung, 2 Desember 1969. Dia dikaruniai empat anak. Pekerjaan orang tuanya sebagai pensiunan Pegawai Negeri Sipil, membuatnya cukup akrab dengan pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat.
"Kalau wartawan untuk dipublikasikan umum, intelijen informasinya untuk pimpinan. Sama-sama mencari berita, mencari info, kalau kita bukan berita mencari info, kita Pulbaket (mengumpulkan bahan keterangan), yang berisi informasi data dan fakta," urainya. (Baca juga: DPR Nilai Wajar Mutasi di Tubuh Polri Timbulkan Spekulasi ).
Kombes Ahmad Ramadhan merupakan mantan Kapolres Toli-Toli selama 2 tahun (2009-2011) dan sebagai Kapolres Palu, Sulawesi (2011-2013). Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau pada Mei 2016.
Perwira menengah dengan panggilan akrab Ramadhan ini lahir di Lampung, 2 Desember 1969. Dia dikaruniai empat anak. Pekerjaan orang tuanya sebagai pensiunan Pegawai Negeri Sipil, membuatnya cukup akrab dengan pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat.
(zik)
Lihat Juga :