Latihan Perang, TNI AD Kerahkan 3.123 Personel ke Pulau Sumatera

Kamis, 05 November 2020 - 20:50 WIB
loading...
Latihan Perang, TNI...
Menyikapi dinamika ancaman yang berkembang dan berpotensi mengganggu kedaulatan Indonesia di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dari ancaman negara agresor, TNI AD mengerahkan 3.123 prajuritnya. FOTO/iNews/RIEZKY MAULANA
A A A
JAKARTA - Menyikapi dinamika ancaman yang berkembang dan berpotensi mengganggu kedaulatan Indonesia di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dari ancaman negara agresor, TNI AD mengerahkan 3.123 prajuritnya. Ke-3123 personel tersebut tergabung dalam Brigade Tim Pertempuran (BTP) untuk menghancurkan negara agresor.

Panglima Divisi Infanteri-2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto menuturkan, pasukan yang tergabung dalam BTP ini adalah Brigif Raider-9/Dy/2 Kostrad yang diperkuat berbagai kecabangan, antara lain, satuan tempur, satuan bantuan tempur, satuan intelijen, satuan teritorial dan satuan bantuan administrasi.

Selain itu, pasukan tersebut melibatkan alutsista baru yang memiliki teknologi modern, seperti helikopter Mi-35, Tank Leopard, meriam Astros, meriam Caesar, dan meriam artileri pertahanan udara RBS 70. Pengerahan kekuatan tempur ini menjadi bagian dari skenario Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD Kartika Yudha Tahun 2020 yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan. (Baca juga: Kapal Perang Kolinlamil dan Material Tempur Pasukan TNI AD Bersiaga di Koarmada II Surabaya, Ada Apa? )

"Melalui latihan antarkecabangan, sangat diharapkan akan dapat membangun kerja sama operasi (interoperabilitas) antarkecabangan TNI AD yang benar-benar terukur, efektif, efisien dan profesional, yang muaranya akan dapat melipatgandakan daya tempur dan daya gempur satuan, mana kala terlibat pertempuran yang sebenarnya," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2020).

Mayjen Tri Yuniarto menegaskan, latihan ini merupakan suatu bentuk latihan yang melibatkan hampir seluruh komponen TNI AD dan benar-benar telah terintegrasi. Dia berharap, para prajurit yang berlatih dapat melakukannya dengan sungguh-sungguh.

"Oleh karena itu, kepada seluruh prajurit yang terlibat sebagai pelaku pada Latancab Tahun 2020, agar melaksanakan latihan ini dengan disiplin dan penuh kesungguhan. Karena dengan disiplin dan penuh kesungguhan, maka semua materi yang dilatihkan akan dapat dilaksanakan dengan baik dan mencapai sasaran yang diinginkan," katanya. (Baca juga: China Latihan Perang Lagi di Laut China Selatan, Taiwan Khawatir Perang Pecah )

Dia mengingatkan, agar semua prajurit tetap mengutamakan faktor keamanan untuk mencegah terjadinya kecelakaan latihan yang mengakibatkan kerugian personel maupun materil.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Rekomendasi
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved