TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor, Sahroni: Jangan Sok Hebat!
Senin, 02 November 2020 - 14:07 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyayangkan insiden penganiayaan yang dilakukan anggota klub motorHarley Owners Group (HOG) terhadap dua orang anggota TNI di Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat 30 Oktober 2020 malam.
Penganiyaan ini berawal dari teguran kedua anggota TNI kepada dua orang pengendara motor gede (moge) yang menarik gas sepeda motornya di luar batas wajar.
Sahroni menegaskan arogansi di jalanan tidak dapat dibenarkan. Polisi harus menindak siapa saja yang bertindak arogan di jalan raya, baik itu geng motor besar atau kecil.
"Arogansi tidak baik bagi siapa pun. Jangan sok hebat, arogan dan main kekerasan di jalan. Mau geng motor besar atau kecil, yang arogan-arogan seperti ini harus ditindak sangat tegas oleh polisi,” ujar Sahroni saat dihubungi, Senin (2/11/2020).(Baca juga: Kompolnas: Klub Moge Jangan Merasa sebagai Kelompok yang Eksklusif )
Menurut legislator asal Tanjung Priok Jakarta Barat ini, sopan santun dalam penggunaan jalan tetap merupakan prioritas utama.
Penganiyaan ini berawal dari teguran kedua anggota TNI kepada dua orang pengendara motor gede (moge) yang menarik gas sepeda motornya di luar batas wajar.
Sahroni menegaskan arogansi di jalanan tidak dapat dibenarkan. Polisi harus menindak siapa saja yang bertindak arogan di jalan raya, baik itu geng motor besar atau kecil.
"Arogansi tidak baik bagi siapa pun. Jangan sok hebat, arogan dan main kekerasan di jalan. Mau geng motor besar atau kecil, yang arogan-arogan seperti ini harus ditindak sangat tegas oleh polisi,” ujar Sahroni saat dihubungi, Senin (2/11/2020).(Baca juga: Kompolnas: Klub Moge Jangan Merasa sebagai Kelompok yang Eksklusif )
Menurut legislator asal Tanjung Priok Jakarta Barat ini, sopan santun dalam penggunaan jalan tetap merupakan prioritas utama.
Lihat Juga :