Papa Online Sandi Uno Bisa Jadi 'Kartu As' Ganjar atau Prabowo di Pilpres 2024
Senin, 02 November 2020 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Fadhli, sebagai pengusaha sukses sekaligus politisi, suami dari Nur Asia ini pantas meraih respons publik yang positif. "8,8 persen itu (angka) signifikan. Dia (Sandi) masuk jajaran lima besar berdasarkan penilaian publik," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Senin (2/11/2020).
Meski begitu, lanjut Fadhli, peluang Sandi Uno hanya sampai batas sebagai pendamping alias bakal calon wakil presiden. Sebab, meski Sandi saat ini terasosiasi dengan Partai Gerindra, partai ini diyakini masih menempatkan Prabowo sebagai calon tunggal di Pilpres 2024.
(Baca juga: Sandiaga Uno: Sampai Hari Ini Pemuda Masih Jadi Solusi Bangsa ).
Kecuali, kata Fadhli, jika Sandi Uno memilih pindah partai,peluangnya untuk menjadi calon orang nomor satu di Republik ini masih terbuka lebar. Apalagi, pria kelahiran Riau 28 Juni 1969 itu belakangan sempat diisukan masuk dalam bursa calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Muktamar PPP pada Desember 2020.
"Kecil kemungkinan dia ( Sandi Uno ) pindah (partai). Tapi kalau bicara dari sisi elektabilitasnya, Sandi ini bisa jadi 'kartu As' buat Ganjar atau Prabowo untuk jadi pendamping yang pas. Karena suka tidak suka dua orang itu (Ganjar dan Prabowo) yang merajai survei hari ini," ujar analis politik asal UIN Jakarta ini.
Meski begitu, lanjut Fadhli, peluang Sandi Uno hanya sampai batas sebagai pendamping alias bakal calon wakil presiden. Sebab, meski Sandi saat ini terasosiasi dengan Partai Gerindra, partai ini diyakini masih menempatkan Prabowo sebagai calon tunggal di Pilpres 2024.
(Baca juga: Sandiaga Uno: Sampai Hari Ini Pemuda Masih Jadi Solusi Bangsa ).
Kecuali, kata Fadhli, jika Sandi Uno memilih pindah partai,peluangnya untuk menjadi calon orang nomor satu di Republik ini masih terbuka lebar. Apalagi, pria kelahiran Riau 28 Juni 1969 itu belakangan sempat diisukan masuk dalam bursa calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Muktamar PPP pada Desember 2020.
"Kecil kemungkinan dia ( Sandi Uno ) pindah (partai). Tapi kalau bicara dari sisi elektabilitasnya, Sandi ini bisa jadi 'kartu As' buat Ganjar atau Prabowo untuk jadi pendamping yang pas. Karena suka tidak suka dua orang itu (Ganjar dan Prabowo) yang merajai survei hari ini," ujar analis politik asal UIN Jakarta ini.
(zik)
Lihat Juga :