Dua TNI AD Dikeroyok Geng Moge Harley, Ini Kronologi Versi Puspomad
Minggu, 01 November 2020 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Dodik menjelaskan, melihat perilaku yang tidak wajar itu, maka kedua orang anggota TNI AD mengejar rombongan moge dan memberhentikan dengan cara memotong salah satu peserta rombongan moge, tepatnya di Simpang Tarok Kota Bukittinggi. Menurutnya, kejadian pemberhentian rombongan oleh Serda M Yusuf dengan Serda Mustari malah terjadi cekcok mulut antara komunitas moge tersebut.
"Berlanjut dengan terjadinya kesalah pahaman yang pada akhirnya terjadi pengeroyokan, penganiayaan dengan bersama-sama) terhadap kedua prajurit TNI AD tersebut," tuturnya.
Dia menuturkan, kedua prajurit tersebut berpakaian preman atau tidak berpakaian dinas. Dodik menjelaskan kedua anggota tidam berpakaian seragam lantaran tugas jabatannya sebagai anggota tim intel di Kodim 0304/Agam).
'Akibat kejadian kesalahpahaman yang berujung pada tindakan penganiayaan oleh pelaku rombongan moge HOG Siliwangi dilakukan proses hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ucapnya.
(Baca: Buntut Pengeroyokan 2 Anggota Intel Kodim, 13 Motor Gede Ditahan Polres Bukittinggi)
"Berlanjut dengan terjadinya kesalah pahaman yang pada akhirnya terjadi pengeroyokan, penganiayaan dengan bersama-sama) terhadap kedua prajurit TNI AD tersebut," tuturnya.
Dia menuturkan, kedua prajurit tersebut berpakaian preman atau tidak berpakaian dinas. Dodik menjelaskan kedua anggota tidam berpakaian seragam lantaran tugas jabatannya sebagai anggota tim intel di Kodim 0304/Agam).
'Akibat kejadian kesalahpahaman yang berujung pada tindakan penganiayaan oleh pelaku rombongan moge HOG Siliwangi dilakukan proses hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ucapnya.
(Baca: Buntut Pengeroyokan 2 Anggota Intel Kodim, 13 Motor Gede Ditahan Polres Bukittinggi)
Lihat Juga :