Demokrat Sebut AHY Punya Kapasitas sebagai Capres 2024

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 10:45 WIB
loading...
Demokrat Sebut AHY Punya...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat menyebut bahwa ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) , memang memiliki kapasitas menjadi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) 2024. AHY termasuk tokoh yang masuk bursa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 berbagai lembaga survei belakangan ini.

" AHY tentu memiliki kapasitas untuk menjadi calon presiden atau wakil presiden, apalagi saat ini sebagai Ketua Umum Partai Demokrat," ujar Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Herman Khaeron kepada SINDOnews, Sabtu (31/10/2020).

Namun, kata dia, saat ini AHY belum membicarakan tentang Pilpres 2024. "Karena yang lebih penting adalah turut berikhtiar agar bisa membantu rakyat menangani Covid-19 beserta dampak yang ditimbulkannya," ujarnya.

(Baca juga: Menakar Peluang AHY di Pilpres 2024 ).

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan mengatakan bahwa Pilpres 2024 masih lama. "Namun, tentunya kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari rakyat terhadap figur AHY ," ujar Ossy Dermawan.
Demokrat Sebut AHY Punya Kapasitas sebagai Capres 2024

Sekadar diketahui, nama AHY sering muncul di berbagai lembaga survei belakangan ini. Di lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilakukan 12-23 Oktober 2020 dan diumumkan pada Rabu 28 Oktober 2020 misalnya, nama AHY berada di urutan keenam dari 13 nama dengan elektabilitas 5,7 persen.

(Baca juga: Bursa Capres 2024: Elektabilitas Ketum Parpol Rendah, Kenapa? ).

Kemudian dalam survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan 24-30 September 2020 dan diumumkan pada Minggu 25 Oktober 2020, AHY juga berada di peringkat keenam dari 15 nama dengan elektabilitas 4,2 persen.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Rekomendasi
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
Berita Terkini
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved